Bogor > Komunitas

RASK, Berpesan Lewat Gambar

Senin, 03 April 2017 11:07 WIB
Editor : Admin | Sumber : Dok. Majalah Info Bogor

Rask
Rask
Foto : Deni Januardi

Share this








Setiap anggota sepakat, gambar merupakan media yang tepat untuk mengekspresikan perasaan dan menyampaikan pesan.

Info Komunitas - Corat-coret di ruang publik tidak selalu terlihat kumuh. Hal ini dibuktikan oleh belasan anak muda yang tergabung dalam komunitas Roll and Spray Klan (RASK). Mereka berkarya melalui visual graffiti dan mural, yang justru membuat ruang publik terlihat indah.

“Memang RASK dibentuk untuk menghilangkan vandalisme. Caranya dengan mewadahi para seniman street art supaya mereka punya tempat sharing, dan memberi pemahaman kepada setiap anggota agar tidak corat-coret tembok tanpa izin,” jelas Riko Febrianto, salah satu anggota RASK.

Izin merupakan salah satu syarat mutlak bagi setiap anggota yang hendak berkarya dengan membuat mural atau graffiti. Sebab dengan mengantongi izin pemilik media atau dinding tempat mereka menggambar, karya yang dihasilkan jauh lebih sempurna. Ini bisa terjadi karena pembuat gambar tidak harus ‘kucing-kucingan’ dengan pemilik tembok. “Karya yang terlihat bagus juga akan membuat pemandangan lebih indah, bukan sekadar vandalisme yang hanya mengotori dan merusak tembok,” imbuh Riko.

Komunitas yang terdiri dari 15 seniman street art ini sepakat, gambar merupakan media yang tepat untuk mengekspresikan perasaan dan menyampaikan pesan. Makanya, mereka berkomitmen untuk terus berkarya dengan menjunjung tinggi norma kesopanan dan keindahan lingkungan. “Sebenarnya komitmen ini telah ada sejak kami mulai menggambar tahun 2006. Namun, baru dikukuhkan dan dijadikan pedoman saat RASK terbentuk pada 2010,” lanjut Riko.

Kini, RASK sudah menjadi komunitas street art yang cukup besar di Bogor. Namun, mereka mengaku tidak punya waktu khusus untuk kumpul. “Kapanpun itu, kalau setiap anggota lagi tidak ada acara, kita pasti kumpul di Jalan Dadali. Intinya, komunitas ini fleksibel kalau soal waktu kumpul. Terpenting adalah komitmen yang tetap terjaga di diri setiap anggota,” tandas Riko.