Minggu, 26 November 2017 12:22:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Indah Mulyanti
Familia Urban Usung Konsep Walkable Neigborhood
Soft Launching Familia Urban.
Foto : Indah Mulyanti
 

PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti) yang merupakan anak usaha PT Timah (Persero) Tbk, sejak beberapa waku lalu mulai mengembangkan Familia Urban, yakni suatu kawasan hunian tapak yang mampu memberikan ruang untuk anak-anak tumbuh dan berkembang dengan baik. 

Familia Urban mengusung konsep Walkable Neigborhood, yaitu design approach yang memaksimalkan jarak tempuh (walking distance), terhadap fasilitas pelengkap hunian dengan berjalan kaki. Konsep ini mengorientasikan pedestrian sebagai sistem sirkulasi utama dalam perancangan kawasan. Konsep pedestrian city yang human oriented akan memudahkan penghuni beraktivitas sehari-hari hanya dengan berjalan kaki.

Direktur Timah Properti Eko Budisantoso mengatakan, "Di tengah sengitnya persaingan industri properti, kami melihat rumah tapak masih diminati dan dicari konsumen dibanding dengan apartemen. Karakteristik masyarakat Indonesia yang ingin memiliki kehidupan yang menyatu dengan alam membuat rumah tapak masih menjadi pilihan utama masyarakat," katanya, Sabtu (25/11/2017).

Kawasan Familia Urban dikembangkan dengan pendekatan kenyamanan bagi penghuninya. Hanya 28 persen lahan untuk kawasan residensial. Selebihnya, CBD 11 persen, ruko 5 persen, fasos fasum 3 persen, greenery 11 persen, pond 9 persen, main boulevard 11 persen dan jalan kawasan 22 persen.

Selain mengembangkan Familia Urban, Timah Properti juga mengembangkan kawasan hunian lain, yaitu Payon Ponca di Cireundeu.

"Kedepan, Timah Properti akan mengembangkan sayap ke wilayah Bangka, Belitung dan Bandung, yang nantinya akan dikembangkan menjadi hotel, resort, perumahan, maupun apartemen," imbuhnya.

"Kami akan memperhatikan kawasan tebuka yang dibutuhkan untuk anak-anak seperti tempat bermain sehingga mereka bisa bersosialisasi dan berkembang dengan baik," lanjutnya.

Kawasan seluas 176 Ha yang berlokasi di Mustika Jaya Bekasi ini, akan di kembangkan secara bertahap. "Kita rencananya akan ada 11 tahap kurang lebih 40 ribu unit yang akan kita bangun. Tahap pertama yaitu 15 hektar atau sekitar 9 persen dengan sebanyak 677 unit," bebernya.

Kebutuhan masyarakat terhadap minat rumah tapak sangat tinggi. Pasalnya sejak awal pembangunan, penjualan sudah mencapai 50 persen. "Potensi pasar saat ini cukup besar. Kebutuhan area di Bekasi akan rumah tapak sangat dibutuhkan masyarakat. Jadi, sebagai indikasi bisa dilihat dari penjualan, dalam waktu 8 bulan sudah mencapai 60 sampai 70 persen," pungkasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda