Bekasi > Profil

Mau Sukses Karier dan Keluarga, Ini Tips Dari Ketua Ipemi Bekasi

Selasa, 20 Maret 2018 17:13 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Leny Kurniawati

Ketua Ipemi Kota Bekasi Hj. Yuyun Rahayu
Ketua Ipemi Kota Bekasi Hj. Yuyun Rahayu
Foto : Leny Kurniawati

Share this








Selain sukses berbisnis di berbagai bidang, Ketua Ipemi Bekasi Hj. Yuyun Rahayu juga pandai mengatur waktu dengan keluarga.

BEKASI - Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Bekasi, Hj. Yuyun Rahayu mengaku banting stir dari seorang karyawan menjadi pebisnis. Kala itu, dirinya untuk membuka usaha optik atas saran kedua orangtua.

Menurutnya, pilihan berbisnis yang diambilnya begitu bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.  "Tujuan secara materi untuk mendapat penghasilan yang lebih baik, mempunyai banyak teman, dan dapat terus berkarya membantu banyak orang," bebernya.

Tak hanya bisnis optik, dirinya diketahui memiliki usaha bidang kecantikan, kuliner dan training centre. Semua bisnis yang dilakoninya dijalankan sepenuh hati. Meski, diakuinya banyak kendala yang dihadapi.

“Kendala yang ditemui seputar SDM dan permodalan. Tapi seiring waktu semuanya bisa terselesaikan dengan baik dan terarah berkatsuatu sistem yang dapat dipahami mereka," paparnya.

Saat ditanya hal \paling mendasar antara  menjadi karyawan dan berbisnis, pihaknya menjawab terletak pada mental dan komunikasi. Menjadi karyawan ataupun pengusaha harus mempunyai dua modal tersebut dengan baik.

Yuyun menuturkan, target dalam bisnis yang dijalankan adalah sukses dunia dan akhirat. Strategi atau cara yang digunakan untuk mengejar target  yaitu,  berkomunikasi dengan Karyawan,  Pelanggan dan Teman-teman agar mengetahui apa kekurangan yang harus diperbaiki.

Prinsip yang digunakan dalam berbisnis yakni, jangan menyerah, jujur, amanah dan selalau inovasi serta kreatif. Tak hanya itu, ia pun pernah mengalami kerugian dalam berbisnis, namun hal itu sudah menjadi resiko kami.

"Setiap masa adalah Peluang untuk kita lebih maju, yang penting harus selalu melihat kesempatan yang datang. Berani mengikuti Trend yang sedang berjalan pada masanya," jelasnya.

Moto hidupnya yaitu, sukses kehiduoan di dunia bersama keluarga, sahabat-sahabat, usaha dan juga sukses di akhirat dengan menjalankan sunah rasul.

Meskipun sebagai pebisnis, namun sebaga penngurus suami dan anak Anda. Memiliki cara untuk membagi waktu antara bisnis dengan keluarga. Misalnya sudah terbiasa dari muda mempunyai prioritas hidup, sehingga untuk menjalankan kebutuhan keluarga, usaha dan sosial sesuai dengan prioritas. Dan harus mampu mengelola waktu dengan cerdas serta bijaksana.

"Sesuai dengan Prioritas hidup saya. Pertama urusan keluarga dahulu, kemudian usaha dan sosial. Jadi, jika bentrok, salah satu ada yang harus dikorbankan," tambahnya.