Bekasi > Pendidikan

Kartini Day Ajang Memupuk Nasionalisme Siswa SPH Lippo Cikarang

Jumat, 21 April 2017 15:27 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Yusuf Bachtiar

bekasi
SPH Lippo Cikarang, Bekasi
Foto : Yusuf Bachtiar

Share this








Melalui acara Kartini Day ini, Sekolah Pelita Harapan (SPH) Lippo Cikarang mengenalkan siswanya kepada budaya Indonesia untuk memupuk sikap Nasionalisme.

BEKASI - Sebagai salah satu sekolah yang menerapkan kurikulum pendidikan Internasional, Sekolah Pelita Harapan (SPH) Lippo Cikarang tidak ingin para siswanya tergerus Globalisasi dan melupakan Nasionalisme kepada bangsa Indonesia.

Untuk itu, bertepatan dengan perayaan Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Jumat (21/4/2017) SPH Lippo Cikarang, menggelar acara bertajuk “Kartini Day". Dalam ajang tersebut ratusan siswa yang sebagaian merupakan warga negara asing, dikenalkan akan budaya indoensia dan kisah sejarah Raden Ajeng Kartini, melalui pementasan seni musik, tari dan busana khas Indonesia.

Farhani Joha selaku Kepala SPH Lippo Cikarang mengatakan, acara ini sangat penting. Setiap sekolah yang menerapkan kurikulum internasional memiliki tanggung jawan untuk menjaga para siswa-siswanya yang berasal dark indoensia untuk terus bangga akan nasionalismenya.

"Kita punya beban, anak-anak indonesia itu jangan sampai tergerus oleh medernitas dan m globalisasi, sehingga lupa pada identitasnya pada budayanya, karna identitas dan budaya mereka sebagai anak-anak indonesia itu sangat penting," ungkapnya

Baca juga : Mengenal Lebih Dekat Anies Baswedan

Salah satu orang tua murid, Diana yang juga turut hadir dalam acara 'Kartini Day' juga menilai, kegiatan tersebut sangat positif, selain sebagai ajang menumbuhkan rasa cinta kepada indoensia, juga bisa dimaknai oleh siswa tentang semangat kartini dalam memperjuangkan hak-hak kaum wanita.

"Sebagai motivasi ke siswa bagai perjuangan sosok Kartini bisa menginspirasi untuk terus berjuang dan berprestasi," ungkap Diana

Sebagai orang tua siswa, dia mengaku anaknya sangat antusias dalam menyambut 'Kartini Day', terlebih acaa tersebut merupakan yang pertama kali diselenggerakan.

"Sangat antusias sejak dua minggu sebelumnya sudah mempersiapkan pakaian yang dipakaia hari ini, seperti kebaya dan kain," pungkasnya