Selasa, 27 November 2018 11:01:00
Editor : Oktaviani | Reporter : Leny Kurniawati
Bina Pelita Bangsa Gunakan Kurikulum Cambridge
Suasana belajar mengajar di Bina Pelita Bangsa.
Foto : Leny Kurniawati
 

BEKASI - Bina Pelita Bangsa berdiri sejak 2012 memiliki kurikulum Cambridge sesuai yang diterapkan di sekolah Singapura. Mia Danita, Kepala Bina Pelita Bangsa mengatakan  untuk mata pelajaran tertentu memang sengaja mengambil penerbit di Singapura. Tetapi, pihaknya tetap mengedepankan pendidikan nasional.

“Tak hanya itu, kami juga mengikuti sesuai kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah. Jadi, kami mix dengan apa yang kita ambil dari cambridge," ujarnya.

Mia mengaku, Bina Pelita Bangsa terus berusaha menciptakan anak-anak yang kreatif tidak hanya belajar. Namun, bermain sambil belajar. Sebisa mungkin mereka setiap hari berkomunikasi dengan Bahasa Inggris. Anak-anak diharapkan belajar dengan kreatif dan sekolah juga memberikan character building yakni pendidikan moral.

"Kami mengharapkan anak-anak yang lulus bukan hanya pintar dibidang akademik, tetapi juga memiliki sikap moral yang baik," katanya.

Untuk jumlah keseluruhan siswa-siswi TK dan SD ada 250 siswa/siswi. Mengedepankan kebutuhan dari orangtua dimana  mereka membutuhkan sekolah yang mampu memfasilitasi anak-anak untuk menuju kepersaingan dunia yang luas.

Bahkan, dalam menghadapi persaingan dunia pendidikan saat ini cukup ketat. Sehingga, pihaknya tetap mengambil langkah-langkah dan melakukan inovasi baru. Serta, mengikuti perkembangan yang baru dalam dunia pendidikan. 

"Para pengajar juga diberikan workshop, supaya mereka tahu bahwa pendidikan di tempat ini memiliki inovasi baru  dalam mengajar. Jumlah pengajar saat ini ada 20 guru," tambahnya.

Namun, khusus untuk tenaga pengajar science & math berasal dari Filipina. Idealnya untuk para pengajar sesuai dengan standar dan keahlian, sehingga mereka mengajar sesuai dengan apa yang mereka bisa.

“Mereka bukan hanya mengajar, tapi juga membimbing siswa menjadi pandai dibidang akademik mau pun secara keseluruhan, seperti mental, dan membangun tingkat kedisiplinan," tegasnya.

Menyoal fasilitas Bina Pelita Bangsa memiliki ECA (Extra Curricular Activities), Religions & Character Building, English Speaking Enviroment, CCTV, UKS (Health Education), Computer & Science Lab, Library, Basketball, Badminton & Futsal Field, Playground, Music Room. Sementara, kurikulum yang digunakan yakni, KTSP, UN SMP, & Cambridge. Bahasa yang digunakan untuk mengajar Full English, Mandarin & Indonesia (Additional Language).

"Harapan kami dengan hadirnya Bina Pelita Bangsa, bisa diterima masyarakat di sekitar Bekasi juga banyak anak-anak yang datang untuk belajar ditempat kami," tutupnya. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda