Kamis, 11 Januari 2018 16:37:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Yusuf Bachtiar
Kondisi runag kelas SDN 02 Sinarjaya yang memprihatinkan.
Kondisi runag kelas SDN 02 Sinarjaya yang memprihatinkan.
Foto : Yusuf Bachtiar
 

BEKASI - Kondisi miris tampak pada proses pembelajaran di SD Negeri 021 Sinarjaya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Tiap kelas berbagi ruang yang sama. Hanya dibatasi sekat berupa gordin. Kondisi ini membuat para guru memutar otak agar tidak mengganggu proses belajar mengajarnya.

Pasalnya, gordin yang digunakan sebagai sekat pembatas nyatanya tidak mampu berbuat banyak. Para guru harus pintar mencari celah untuk mengkondisikan para siswa agar tetap tenang dan konsentrasi selama proses belajar mengajar berlangsung.

Ekawati, salah satu guru kelas IV SD Negeri 02 Sinarjaya mengatakan, untuk mengkondisikan proses belajar mengajar, dia dan rekan guru yang sedang mengajar di ruang kelas bersekat itu harus berbagi tugas agar kondisi kelas tetap tenang.

Berbagai trik dilakukan agar pelajaran bisa terserap secara maksimal oleh para siswa. Para siswa ini harus belajar bersamaan dengan kakak atau adik kelasnya di ruangan yang sama.

“Cara kami guru bergantian. Jadi yang satu menerangkan, guru yang satu lagi menulis dulu di papan tulis. Tapi memang kadang sulit juga, misalnya saya mengkondisikan anak-anak biar tidak ribut, kelas sebelah yang ribut," bebernya, Kamis (11/1/2018).

SD Negeri 02 Sinarjaya berdiri di atas lahan yang luasnya sekitar 400 meter persegi. Bangunan sekolah berbentuk huruf L dengan empat ruangan, ditambah toilet sempit yang berdampingan dengan gudang.

Dari empat ruangan tersebut, satu ruangan digunakan para guru yang digabung dengan ruang kepala sekolah, sekaligus tata usaha. Sedangkan, tiga ruangan sisanya dipakai belajar siswa dari enam kelas. Satu ruangan digunakan oleh dua kelas secara bersamaan.

"Saya, guru-guru yang lain sama anak-anak jelas ingin ada perbaikan. Minimal, satu ruangan satu kelas, begitu saja dulu,” tandasnya

Baca Juga

Berikan Komentar Anda