Bekasi > Laporan Utama

Tujuh Kecamatan Di Kabupaten Bekasi Berstatus Rawan Banjir

Rabu, 12 September 2018 17:37 WIB
Editor : Fauzi | Sumber : DBS

Banjir Kabupaten Bekasi
Banjir di salah satu sekolah di Kabupaten Bekasi.
Foto : istimewa

Share this








Kecamatan di Kabupaten Bekasi yang termasuk daerah rawan banjir, merupakan wilayah yang sering menerima luapan air Kali Citarum.

BEKASI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi merilis, dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi, 7 di antaranya masuk dalam wilayah rawan banjir. Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Iman Nugraha mengatakan, kecamatan yang masuk dalam wilayah rawan banjir tersebut, disebabkan sering menerima luapan Kali Citarum.

“Kali Citarum itu besar, debit airnya banyak saat musim hujan, tapi sedimentasinya juga banyak. Jadi air ke pemukiman di sekitarnya. Tujuh kecamatan itu meliputi, Cikarang Pusat, Cikarang Timur, Muaragembong, Cabangbungin, Tarumajaya, Pebayuran dan Babelan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjutnya, APBD Kabupaten Bekasi menganggarkan dana Rp 30 miliar pada APBD 2018, untuk melakukan normalisasi sejumlah saluran air di Kabupaten Bekasi, termasuk di dalamnya Kali Cikarang dan Kali Bekasi.

“Total ada 64 titik saluran air yang akan dinormalisasi yang dimulai pada awal September lalu dan diperkirakan selesai pada akhir November 2018 mendatang. Termasuk di dalamnya kita melakukan revitalisasi tanggul-tanggul sungai dan kali di Kabupaten Bekasi, terlebih di daerah rawan banjir. Seperti perbaikan tanggul Kali Citarum, serta pembuatan tanggul di Kali CBL (Cikarang-Bekasi-Laut),” tuntasnya.