Sabtu, 26 Mei 2018 11:49:00
Editor : Galih Pratama | Reporter : Leny Kurniawati
Selebaran seruan perang salib di Kota Bekasi.
Selebaran seruan perang salib di Kota Bekasi.
Foto : istimewa
 

https://mail.google.com/mail/u/1/images/cleardot.gif

BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, mengingatkan kepada masyarakat Kota Bekasi untuk selalu waspada dan meneliti seruan yang bisa memecah kerukunan umat antar agama, ras serta golongan.

Menurutnya, belum lama ini pihaknya, juga mendapatkan laporan terkait selembaran seruan yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Kristen Bekasi for Rahmat Effendi (GPKB FORENDI), yang mengancam akan membuat gerakan “Perang Salib” di Kota Bekasi.

“Seruan tersebut tidak benar. Polres Metro Bekasi Kota sudah melakukan lidik dan mengecek kebenaran itu. Seruan itu HOAX yang sengaja dibuat guna merusak kerukunan antar umat bergama dan jalannya Pilkada di Kota Bekasi,” terang Indarto dalam rilisnya kepada Infonitas.com, Jumat (26/5/2018) kemarin.

Indarto menjelaskan, keterangan seruan tersebut langsung dibantah oleh para tokoh umat agama Kristen dan Pimpinan Gereja di Kota Bekasi.

“Para tokoh dan Pimpinan Gereja menyatakan keterangan, bahwa itu adalah hoax. Tidak benar. Jadi, saya mengimbau kepada masyarakat Kota Bekasi agar tidak terpancing seruan-seruan yang akan membelah antar umat beragama di Kota Bekasi,” paparnya.

Berdasarkan keterangan dari para Tokoh dan Pimpinan Gereja, lanjut Indarto, di Kota Bekasi tidak ada organisasi bagi pemuda Kristen.

“Di Kota Bekasi tidak ada organisasi pemuda Kristen, kami sudah mengecek semua,” pungkasnya.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda