Bekasi > Laporan Utama

Sekolah Victory Plus Bekasi Gelar Simulasi Konferensi PBB

Kamis, 12 Oktober 2017 17:42 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Indah Mulyanti

Simulasi Konferensi PBB
Simulasi Konferensi PBB di Sekolah Victory Plus.
Foto : Indah Mulyanti

Share this








Selain diikuti siswa-siswi Sekolah Victory Plus, Simulasi Konferensi PBB ini juga diikuti siswa tamu dari Sekolah Herbeeck, Belanda.

BEKASI – Sekolah Victory Plus (SVP) kembali mengelar Simulasi Konferensi PPB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) kelima kalinya. Khusus di tahun ini, SVP bekerjasama dengan siswa-siswi dari Sekolah Herbeeck, Belanda, dalam rangka membangun jaringan kerjasama untuk penyelenggaraan Model United Nations tingkat Sekolah Menengah di Indonesia. Bertindak sebagai pembimbing panita dan peserta dalam simulasi konferensi kali ini adalah tim konsultan dari Universitas Indonesia.

Marketing Communication Manager Sekolah Victory Plus Christin Meriani mengatakan, Simulasi Konferensi PBB adalah sebuah kegiatan simulasi akademis dari PBB. Tujuannya untuk mendidik para siswa-siswi mengenai kejadian dan masalah terbaru di dunia, topik khusus di dalam hubungan internasional, dunia diplomasi dan bagaimana PBB menanganinya. 

"Peranan siswa siswi sebagai peserta di sini adalah untuk memerankan profesi diplomat yang mewakili suatu negara dalam sebuah simulasi Dewan Umum di PBB. Mereka akan dibagi ke dalam beberapa komite seperti Dewan Keamanan atau dewan PBB untuk masalah lingkungan pada khususnya perubahan iklim," ujarnya, Kamis (12/10).

Lebih lanjut Christin menuturkan, para siswa-siswi akan melakukan penelitian tentang negara yang mereka wakili, melakukan peranan sebagai diplomat, investigasi terhadap isu-isu internasional, debat, perundingan, konsultasi, konsensus hingga mengembangkan solusi terhadap permasalahan di dunia.

“Kegiatan simulasi Konferensi PBB ini tidak hanya mengajarkan para siswa-siswi Sekolah Victory Plus maupun sekolah tamu mengenai ilmu sosial politik dasar. Tapi juga diakhiri dengan pencarian bakat diplomasi dalam bentuk, Best Delegate of the UN General Assembly (penampil delegasi terbaik dari Majelis Umum PBB), Best Delegate in A UN Committee (penampil delegasi terbaik dalam 6 Komite), Best National Costume of The Conference  (penampil pakaian nasional terbaik),” pungkasnya.