Bekasi > Laporan Utama

Rumah Infaq Dirikan Markaz Huffaz Di Tambun

Kamis, 14 September 2017 12:38 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Indah Mulyanti

Peluncuran Markaz Huffaz
Peluncuran Markaz Huffaz.
Foto : Indah Mulyanti

Share this








Rumah Infaq berharap, lewat Markaz Huffaz mereka bisa mewujudkan program ‘Satu Masjid Satu Hafidz’, termasuk di pedalaman Indonesia.

BEKASI - Guna menumbuh kembangkan kecintaan dan membumikan Al Quran, Rumah Infaq meresmikan Markaz Huffaz sebagai tempat kaderisasi ulama penghafal Al Quran di dua tempat. Metland Tambun untuk pria dan kawasan Pondok Gede untuk wanita.

"Insya Allah di sini akan kita bina para mahasiswa dan mahasiswi selama 2 tahun, proses pembelajarannya bukan hanya menghafal saja tapi ilmu lain seperti ilmu hadist, tafsir, tauhid dan sebagainya," ujar Direktur Utama Rumah Infaq, Yusman Dawolo saat ditemui dalam launching Markaz Huffaz di Hotel @Hom Tambun, Rabu (13/9).

Ia mengungkap, Markaz Huffaz merupakan salah satu program lebih dari program pembangunan Masjid yang dikelola oleh Rumah Infaq. Dimana dari program ini nantinya seluruh santri tidak akan dikenakan biaya apapun."Kuliah di Markaz Huffaz ini menggunakan sistem beasiswa, sama sekali tidak dipunggut biaya. Memang yang mendanai para donatur dan ada proses seleksinya," imbuh dia. 

Di tahun pertama, Markaz Huffaz telah memiliki 8 santri perempuan dan 4 santri laki-laki. Mereka merupakan penghafal Al Quran yang lulus seleksi mendapat beasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya NTB, Nias dan Riau. "Ini baru angkatan pertama. Kalau mereka sudah lulus, maka selanjutnya kita punya program ‘Satu Masjid Satu Hafidz Quran’. Nanti mereka akan kembali ke daerahnya atau kita tugaskan ke daerah-daerah pedalaman. Mereka akan jadi imam masjid dan berdakwah. Jadi kita menciptakan ulama yang hafal Al Quran," jelas Yusman.

Yusman menambahkan, Rumah Infaq berharap kehadiran Markaz Huffaz bisa menjadi solusi dalam membumikan Al Quran.