Bekasi > Laporan Utama

Ratusan Guru Honorer Datangi Kantor Wali Kota Bekasi Tagih Janji

Jumat, 21 April 2017 19:15 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Yusuf Bachtiar

jakarta
Ratusan guru datangi kantor Wali Kota Bekasi
Foto : Yusuf Bachtiar

Share this





Guru honorer diberikan janji oleh Wali Kota Bekasi sejak Desember 2016 untuk menjadi Tenaga Kerja Kontrak, namun belum terealisasi.

BEKASI - Ratusan guru honorer pada Jumat, (21/4/2017) mendatangi Kantor Wali Kota Bekasi, Jalan Jendral Ahmad Yani, Bekasi Selatan. Kedatangan para guru honorer tersebut bertujuan untuk menuntut kepastian Surat Keterangan (SK), terkait honor tunjangan guru yang dijanjikan Wali Kota Bekasi, serta menuntut pengangkatan status menjadi Tenaga Kerja Kontrak (TKK).

Tuti Alawiyah salah satu guru honorer mengatakan, kehadiran mereka ke Kantor Wali Kota Bekasi adalah untuk meminta kejelasan terkait status para guru. Dia mengaku sejak Desember 2016, Wali Kota Bekasi telah berjanji untuk memberikan tunjangan berupa insentif terkait honor guru melalui APDB Kota Bekasi.

"Kita sudah dijanjikan sejak Desember 2016, Januari  dan Februari kita serahin berkas untuk verifikasi, nah janjinya setelah verifikasi akan turun SK-nya tapi sampai sekarang belum juga," ungkapnya

Dia melanjutkan, selain menuntut SK tunjangan guru honorer yang dijanjikan Wali Kota, para guru juga meminta agar status mereka yang masih Honorer diangkat menjadi TKK Dinas Pendidikan, karena sejauh ini pengabdian para guru honorer sudah bertahun-tahun namun belum juga mendapat kenikan pangkat.

Baca juga : Kesuksesan Fatmawati Rafiuddin Membangun PT Vida Informasi Teknologi

"Kami resah banyak dari kami sudah mengabdi puluhan tahun, tapi belum juga diangkat sebagai TKK, padahal setiap tahunya ada saja TKK baru yang masa abdinya belum seberapa," tuturnya

Sejauh ini para guru honorer di Kota Bekasi hanya mengandalkan gaji dari sekolah, menurut Tuti, gaji yang didapat rata-rata guru honorer hanya dikisaran Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.

"Jadi nanti kalo SK sudah turun kita akan mendapat tunjangan dari APBD Kota Bekasi, untuk nominal tetap dihitung dari masa mengabdi guru," tukasnya