Rabu, 27 Juni 2018 21:00:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Leny Kurniawati
Rahmat-Tri Unggul Suara di TPS 12 Jatimakmur
Ketua TPS 12 Jatimakmur Ade Wahyudin
Foto : Leny Kurniawati
 

BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi Nomor Urut 1, Rahmat Effendi - Tri Adhianto Tjahyono menang mutlak di Perumahan Wisma Ratu Rt001/05 pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) pemilih di TPS 12 Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondokgede Rabu (27/6/2018).

Rahmat Effendi memperoleh 155 suara sedangkan Nur Supriyanto 83 suara. Adapun suara tidak sah 3 suara.

Sementara itu, dari hasil quick count atau hitung cepat yang dilakukan Median Survey Nasional pada pukul 15.42 WIB perolehan suara Rahmat Effendi-Tri Adhianto mencapai 66,31 persen sedangkan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus 33,69 persen. Dari total data masuk 34,16 persen TPS.

Bahkan, dari total 296 DPT di TPS 12, ada 3 suara tidak sah. Adapun yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 241 DPT, dan sisanya, yakni 55 DPT, tidak menggunakan hak pilih mereka.

Ketua TPS 12, Ade Wahyudin mengungkapkan bahwa 241 DPT yang menggunakan hak pilihnya itu bukan berarti golput.

"Di antara 241 itu ada yang meninggal, pindah alamat, dan yang bersangkutan tidak dapat ditemui," ujar Ade di lokasi TPS 12, Jatimakmur, Kota Bekasi, Rabu (27/6/2018).

Ade menambahkan, pihaknya juga apresiasai karena antusias warga dalam memilih khususnya bagi warga disabilitas. Terdiri dari 2 orang dalam kondisi tunanetra, dan 1 orang sakit yang di dampingi ke TPS, kemudian untuk 2 orang warga yang sakit lainnya tidak bisa ke TPS maka Pihak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mendatangi ke rumah warga tersebut.

Menurut pria yang akrab disapa Ade ini, pemilihan tahun lalu dengan tahun ini masih sama hanya di DPT saja. Banyak yang tidak tercantum DPT. Kemudian, warga yang menggunakan Elektronik Kartu Tanda Penduduk namun jumlahnya tidak begitu besar yang belum memiliki E-KTP.

Menanggapi sebagian warga yang mengeluhkan lantaran tidak semua warga diberikan Suket (Surat Keterangan) dan bisa menggunakan hak pilihnya dengan e-KTP namun diberikan waktu hanya satu jam dari pukul 12.00 WIB - 13.00 WIB.

"Saya sangat menyayangkan juga karena warga ingin mempunyai hak untuk memilih hanya saja waktunya mepet. Tapi, kembali lagi yang mengambil kebijakan, kita tidak pernah tahu karena kami hanya mengikuti aturan yang berlaku," kata Ade.

Ade menjelaskan, ada 30 yang sudah dikembalikan dengan catatan tidak ketemu alamat rumahnya maka, kita kembalikan. Tapi, ada juga yang ke TPS. Namun, untuk yang pindah tempat memiliki hak pemilih selama masih menjadi warga bekasi karena ini merupakan pemilihan Wali Kota Bekasi dan pemilihan Gubernur.

Sebelumnya, Komisioner KPU Kota Bekasi, Yayah Nahdiah mengatakan, bagi warga yang belum mendapatkan C6 bisa datang ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Dan jika sampai hari pencoblosan pada 27 Juni 2019, warga belum memperoleh formulir C6, warga bisa tetap datang ke TPS untuk mencoblos cukup dengan menunjukkan KTP Elektronik. "Jadi C6 itu bukan undangan mencoblos tapi pemberitahuan saja. Yang belum dapat C6 bisa menunjukan KTP Elektronik saja ke petugas, asalkan terdafrar di DPT gak jadi soal," kata dia.

Selain itu, Komisioner KPU Kota Bekasi yang lainnya, Kanti Prayoga mengatakan, Pilkada Kota Bekasi akan diikuti oleh 1.474.159 pemilih. Adapun jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 3030.

"Untuk kertas suara yang kami distribusi jumlahnya lebih banyak 2,5 persen dari jumlah pemilih yang ada," jelas Kanti.

Sebagai pihak penyelnggara, KPU Kota Bekasi berharap Pilkada berlangsung sukses tanpa ada kendala. "Kita upayakan semaksimal mungkin agar Pilkada berlangsung sukses," tuturnya.

Terpisah, salah seorang warga Kelurahan Jatimakmur, Nuraeni Yeny Ismawati mengatakan, dari kemarin hingga hari ini pihaknya mengeluhkan tidak mendapat formulir C6 hanya menggunakan E-KTP itu pun hanya doberi waktu satu jam dari pukul 12.00 WIB - 13.00 WIB.

Lebih aneh lagi, dalam satu keluarga tidak semua mendapat formulir C6. "Bapak dan ibu saya dapat formulir C6. Tapi saya dan kedua adik saya tidak diberikan. Ini kan lucu. Padahal setahu saya, semua anggota keluarga sudah terdaftar di DPT," kata perempuan yang akrab disapa Yeni ini.


Pantauan di lokasi, penghitungan suara Pilkada di TPS 12, Perumahan Wisma Ratu Rt001/05, Kota Bekasi, dimulai sejak pukul 14.25 WIB dan selesai pada pukul 15.00 WIB

Baca Juga

Berikan Komentar Anda