Jumat, 13 April 2018 14:46:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Leny Kurniawati
Polisi Tangkap Pelaku Persekusi Dua ABG di Bekasi Utara
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto.
Foto : Leny Kurniawati
 

BEKASI - Polisi akhirnya menangkap pelaku persikusi terhadap berinisial MN, pelaku persekusi AJ (12) dan HL (13) di di kediamananya tepatnya di Kampung Rawa Bambu, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kamis (12/4/2018).

MN tidak sendiri, masih ada dua pelaku lainnya yang sampai saat ini masih terus dikejar petugas Kepolisian Metro Bekasi Kota.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto dalam jumpa pers yang digelar di kantornya mengatakan MN adalah pelaku persikusi terhadap AJ (12) dan HL (13). MN melakukan persekusi berupa menelanjangi korban hingga telanjang bulat dan membawa ke rumah Ketua RW.

Sementara itu, dua orang rekannya yang kabur berperan melakukan kekerasan terhadap korban dengan memukul korban dengan tangan.

"Jadi masing-masing pelaku melakukan peran yang berbeda-beda. MN yang menelanjangi korban sementara dua yang lainnya melakukan kekerasan kepada korban," kata Indarto, Jumat (13/4/2018).

Adapun kronologis terjadinya persikusi bermula, saat korban AJ dan HL terpergok oleh MN saat sedang mengambil jaket milik Nur, yang tak lain adalah mertuanya pada hari Minggu (8/4/2018) malam.

Terpergok, AJ dan HL yang saat itu bersama-sama rekan-rekannya mencoba kabur. Nahas, AJ dan HL tertangkap oleh MN. Di situlah terjadi persekusi terhadap AJ dan HL dengan ditelanjangi dan dibawa ke rumah kediaman Ketua RW.

"Berdasarkan pengakuan korban, mereka mengambil jaket karena jaket tersebut dikira milik temannya. Dan korban itu mengambil karena disuruh," terang Indarto.

Sementara kepada polisi, MN tega melakukan tindak persekusi didorong rasa kesal di wilayahnya marak terjadi pencurian.

"Tapi tidak boleh ada upaya kriminalisasi seperti memukul, menggunduli rambut, dan sebagainya ke terduga pelaku, serahkan saja ke polisi," papar Indarto.

Aksi persekusi sendiri kata Indarto, mengakibatkan korban mengalami luka memar di bagian wajah. Polisi sudah menyarankan AJ untuk menjalani visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.

"Alat bukti yang kita amankan adalah jaket milik warga, hasil visum, serta pengakuan saksi-saksi dan korban," jelasnya.

Akibat perbuatannya, MN dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman penjara di atas lima tahun.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda