Bekasi > Laporan Utama

Pilkada Kota Bekasi, Golkar Lakukan Quick Count Internal

Senin, 25 Juni 2018 15:59 WIB
Editor : Galih Pratama | Reporter : Leny Kurniawati

Ilustrasi - Penghitungan Suara Pilkada
Ilustrasi - Penghitungan Suara Pilkada
Foto : istimewa

Share this








Quick count internal yang akan digelar DPD Golkar Bekasi di Pilkada Kota Bekasi bukan untuk konsumsi publik.

BEKASI - DPD Golkar Kota Bekasi akan melakukan quick count atau hitungan cepat pada saat proses Pilkada Kota Bekasi berlangsung pada Rabu 27 Juni 2018 mendatang. Quick Count tersebut dilakukan secara internal yang hasilnya bukan untuk di-publish kepada publik. 

"Kita gelar quick count internal untuk konsumsi internal Golkar beserta partai koalisi pendukung pasangan Rahmat Effendi-Tri Adhianto," kata Sekretaris DPD Golkar Kota Bekasi, Heri Suko, saat dihubungi via telpon, Senin (25/6/2018).

Selain quick count, Golkar juga akan melakukan real count dengan memanfaatkan saksi yang tersebar di seluruh TPS di Kota Bekasi. Saksi-saksi tersebut diisi oleh kader Golkar yang sebelumnya sudah mendapat pendidikan saksi yang digelar DPD Golkar Kota Bekasi.

"Baik quick count maupun real count hasilnya untuk internal partai dan tim koalisi. Kita jadikan sebagai data pembanding dari hasil hitung manual KPU Kota Bekasi," kata dia.

Meski menggelar quick count maupun real count, Golkar akan tetap menanti hasil resmi KPU Kota Bekasi. "Jadi tetap kita mengacu hasil resmi KPU. Tapi setidaknya melalui quick count atau real count kita bisa memprediksi kita menang atau kalah. Karena hasilnya tentu tidak akan berbeda jauh dari hitungan KPU," jelasnya.

Selain itu, ia mengimbau agar saksi Golkar bersikap kritis bisa melihat kecurangan dalam proses pemungutan suara. "Intruksi kami jelas, amankan suara Rahmat Effendi-Tri Adhianto," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Pilkada Kota Bekasi diikuti dua pasangan calon. Pasangan nomor urut 1, Rahmat Effendi- Tri Adhianto yang diusung dan didukung oleh Golkar, PAN, Demokrat, PPP, Hanura, PKB, Nasdem dan PKPI serta pasangan nomor urut 2, Nur Supriyanto-Adhy Firdaus usungan PKS dan Gerindra.