Pemkot dan DPRD Setuju APBD DKI 2017 Senilai Rp 5,4 Triliun
Bekasi > Laporan Utama

Pemkot dan DPRD Setuju APBD DKI 2017 Senilai Rp 5,4 Triliun

Rabu, 21 Desember 2016 17:26 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Adi Wijaya

Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi
Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi

Share this





Sebanyak 2/3 anggota DPRD Kota Bekasi menyetujui penetapan APBD Kota Bekasi sebesar Rp 5,4 triliun.

BEKASI TIMUR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersama DPRD Kota Bekasi menyepakati besaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017  senilai Rp 5,4 triliun. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi di depan para awak media, Rabu (21/12/2016).

"Nilainya itu kurang lebih Rp 5,4 trilliun dan kita ambil dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) 2016 yang diprediksi sekitar Rp 800 milliar lebih. Karena juga untuk menutupi pembiayaan," ujarnya.

Dia melanjutkan, penetapan ini juga dilakukan karena telah adanya perintah dari Presiden RI, Bappenas dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk percepatan pembangunan. "Pekerjaan yang 2017 itu harusnya ditarik ke akhir tahun. Tetapi kita 2016 akhir ini baru memulai, sehingga 1 Januari 2017 itu kita lelang agar percepatan pembangunan itu bisa terwujud untuk Kota Bekasi," ungkapnya.

Meskipun sempat ada beberapa pandangan politik yang disampaikan oleh fraksi PDIP dalam sidang paripurna, Pepen menegaskan hal itu merupakan hak politik tiap partai.

"Itu pilihan politik FPDIP, kita hormati keputusan PDIP. Tapi faktanya 2/3 lebih dari seluruh anggota DPRD menyetujui tentang proses pengesahan APBD dan itu kita anggap bahwa anggota DPRD menyetujui. Tinggal kita verifikasi gubernur dan masuk lembar daerah," ujarnya.



Bekasi > Laporan Utama

Wali Kota Bekasi Lantik 206 Pejabat Eselon 2 dan 3

Rabu, 11 Januari 2017 14:38 WIB
Editor : Dany Putra | Sumber : Ika

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi lantik pejabat eselon 2 dan 3.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi lantik pejabat eselon 2 dan 3.

Share this





Ada 33 pejabat eselon 2 dan 173 pejabat eselon 3 yang dilantik hari ini.

BEKASI – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi melantik 206 pejabat eselon 2 dan 3. Pelantikan tersebut sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 18 tahun 2016. Pelantikan tersebut dilaksanakan di halaman gedung baru RSUD, Jalan Mayor Oking, Bekasi Timur.

"Ada 33 pejabat eselon 2 dan 173 pejabat eselon 3 yang dilantik hari ini untuk menerapkan SOTK baru sesuai amanah PP," ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Rabu (11/1/2017).

Dia menjelaskan, pelantikan pejabat baru sebagai upaya pemantapan kelembagaan bagi dinas-dinas yang pekerjaannya tergabung dalam lembaga pusat.

"Dinas-dinas yang bergabung dengan lembaga pusat tentunya harus punya kemampuan over wheight yang lebih dan penyesuaian dari satu program ke program lainnya. Untuk itu secepatnya kita akan lakukan bedah program," tuturnya.

Selain itu, ia mengingatkan dengan adanya pelantikan ini bukan berarti meninggalkan kewajibannya program yang sudah dijalankan dinas sebelumnya. Artinya, mereka tetap bertanggung jawab untuk audit BPK selama enam bulan kedepan.

"Kita akan lakukan perencanaan secara menyeluruh. Makanya, kalau tidak ada sinergitas antara kabid kadis dan lainnya tentu nggak akan jalan," pungkas Pepen.



Bekasi > Laporan Utama

2.497 Personel Gabungan Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Bekasi

Kamis, 22 Desember 2016 20:08 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Ika Defianti

Apel bersama Operasi Lilin 2016, yang digelar Polresta Bekasi.
Apel bersama Operasi Lilin 2016, yang digelar Polresta Bekasi.

Share this





Polisi akan menjaga rumah ibadah saat malam Natal dan menjaga tempat wisata saat perayaan tahun baru.

BEKASI – Sebanyak 2.497 personil gabungan dari  TNI, Polri, dan instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan dikerahkan untuk menjaga perayaan Natal dan tahun baru.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Umar Surya Fana mengatakan, petugas akan berjaga selama 24 jam penuh jelang perayaan Natal dan tahun baru.

"Jadi terdapat dua model penjagaan yaitu saat perayaan Natal saat tanggal 25-26 Desember di tempat pelaksanaan tempat ibadah. Dan jalur akhir tahun untuk semua jalur dan tempat-tempat wisata," ujar kepada para awak media di Bekasi, Kamis (22/12/16).

Dia melanjutkan, dalam pengamanan Natal dan tahun baru pihakny ajuga akan berkoordinasi dengan tim Gegana Polda Metro Jaya.  "Dalam perayaan Natal terdapat 9 gereja besar dari 234 gereja di Kota Bekasi. Untuk gerakan skala besar akan dilakukan saat patroli di malam hari dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat," paparnya.

Tak hanya itu, polisi juga akan menempatkan sejumlah personil kepolisian untuk berjaga-jaga di tempat ibadah. "Kita juga membuat 9 pospam di seluruh Polres Bekasi Kota dan Posko Utama di depan Mega Bekasi. Bahkan nanti kita juga memberikan sosialisasi kepada para jamaah sebelum pelaksanaan peribadatan," jelas Umar.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu berharap dalam perayaan Natal dan tahun Bbaru di Kota Bekasi dapat berjalan dengan kondusif. "Dengan adanya Opersi Lilin 2016 ini menjadikan kedamaian di Kota Bekasi. Jadi kita tidak perlu takut kepada orang-orang yang akan memecah belah NKRI," tegasnya. 



Bekasi > Laporan Utama

Wali Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Tembok di Bojong Rawalumbu

Rabu, 21 Desember 2016 16:25 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Akb

Walikota Bekasi Rahmat Effendi melakukan peninjaun pembangunan tembok Perumahan Bojong Rawalumbu Indah, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi melakukan peninjaun pembangunan tembok Perumahan Bojong Rawalumbu Indah, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu.

Share this





Awalnya tanggul yang dibuat oleh pengembang mengalami kebocoran dan dikhawatirkan akan ambruk.

BEKASI – Walikota Bekasi Rahmat Effendi bersama Jajaran Dinas Binamarga dan Tata Air Kota Bekasi melakukan peninjaun pembangunan tembok Perumahan Bojong Rawalumbu Indah, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu. Kunjungan tersebut terkait pembangunan tembok yang menyalahi aturan.

"Jadi dari pengaduan masyarakat pembangunan tembok tersebut berada di tanah fasos fasum perumahan yang belum diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot). Jadi pihak Dinas Bina Marga dan Tata Air belum melakukan pembangunan di perumahan tersebut," ucapnya di Bekasi, Rabu (21/12/16).

Dia melanjutkan, awalnya tanggul yang dibuat oleh pengembang mengalami kebocoran dan dikhawatirkan akan ambruk. Hal ini membuat Pemkot Bekasi membangun tembok atas aspirasi masyarakat yang dapat mengakibatkan banjir.

"Ini semua demi kepentingan orang banyak, maka dari itu selaku Wali Kota dan dari Dinas meninjau langsung ke lokasi, agar semua berjalan lancar" paparnya.

Selain itu, Pepen juga menginstruksikan kepada Dinas terkait dan Camat setempat agar segera membenahi kejadian tersebut. "Dinas dan Camat agar segera menangapi laporan dari masyarakat ini, sehingga masyarakat dapat merasakan melalui proses pelayanan yang cepat tanggap oleh pemerintah," jelas Pepen.



Bekasi > Laporan Utama

Mempermudah Pelayanan Pajak, Wali Kota Bekasi Luncurkan e-SPTPD

Kamis, 08 Desember 2016 15:58 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Ika Defianti

Ilustrasi pajak.
Ilustrasi pajak.

Share this





Pelayanan pajak turut digalakkan oleh Wali Kota Bekasi untuk mempermudah msayrakat.

BEKASI - Guna mencapai upaya dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam penimengeayanan publik, Walikota Kota Bekasi Rahmad Efendi akhirnya meluncurkan Surat Pemberitahuan Tertanda Pajak Daerah elektronik (e-SPTPD). Hal ini terkait dari bagian reformasi birokrasi dan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN.

"e-SPTPD ini merupakan salah satu dari bentuk simpel dari proses perpajakan daerah yang kami berikan kepada masyarakat. Dalam persamaan presepsi antara Wajib Pajak (WP) dan petugas pajak menyangkut hak dan kewajiban, sekaligus konsekuensi yuridis maupun administrasi jika terjadi pelanggaran terhadap ketentuan perpajakan yang berlaku," ucap Rahmad Effendi di Hotel Santika Mega City, Bekasi, Kamis (08/12/16).

Di lokasi yang sama Sekretaris Dinas Pendepatan Daerah (Dispenda) Kota Bekasi, Ali Fauzi juga mengatakan e-SPTPD ini dapat mempermudah WP untuk mengetahui dan melakukan pembayaran pajak.

"Sehingga dengan sistem elektronik ini para wajib pajak tidak perlu datang ke bank untuk melakukan pembayaran pajak. Tinggal ke atm yang untuk pembayaran," jelasnya.

Ali juga menambahkan Dispenda Kota Bekasi akan terus melakukan berbagai inovasi untuk mempermudah masyarakat. Peluncuran ini sekaligus kegiatan sosialisasi dan simulasi bagi WP dalam mekanisme layanan pelaporan pajak yang mudah, cepat dan aman dengan berbasis online.

"Sekarang baru contoh saja kepada masyarakat, nanti Januari 2017 baru bisa difungsikan," jelas Ali.



Bekasi > Laporan Utama

Rahmat Effendi Sebut Peran Camat Penting

Selasa, 29 November 2016 17:15 WIB
Editor : | Reporter : Purwanto

Rahmat Effendi, Walikota Bekasi.
Rahmat Effendi, Walikota Bekasi.

Share this





Sebagai Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menilai menekan pemukiman kumuh dengan kinerja para camat.

BEKASI – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menginstruksikan seluruh camat untuk berani tertibkan wilayah kumuh. Bang Pepen sapaan akrab Rahmat effendi, mengatakan penertiban wilayah kumuh memerlukan komitmen tinggi dari para camat.

"Juga harus diingat bahwa pemerintah menaungi kepentingan masyarakat banyak. Jadi jangan takut jika ada suara-suara sumbang dalam merespon program penataan wilayah kumuh,"tutur Bang Pepen, di hadapan para SKPD di ruang Krisan lantai 3, Favehotel, Kota Bekasi, Selasa (29/11/2016).

Ia menjelaskan bahwa penataan wilayah kumuh harus menggalang kerja sama dengan berbagai pihak mengingat besarnya dimensi permasalahan sosial di dalamnya. Ia berharap program ini lancar dan tidak mengalami kendala yang besar, sehingga Kota Bekasi lebih maju dan berkembang.

"Kita siapkan program dan dananya tapi jangan sampai tidak terserap. Oleh karena itu, harus diselesaikan permasalahan sosialnya dengan kerjas ama berbagai pihak,"pungkasnya.



Bekasi > Laporan Utama

Pemkot Bekasi Pecat Lima PNS Bandel

Selasa, 05 April 2016 11:03 WIB
Editor : Fauzi | Sumber : Dbs.

Pepen menegaskan, dirinya tidak segan-segan memecat PNS Pemkot Bekasi yang terbukti melakukan pelanggaran berat.
Pepen menegaskan, dirinya tidak segan-segan memecat PNS Pemkot Bekasi yang terbukti melakukan pelanggaran berat.

Share this





Pepen menegaskan, dirinya tidak segan-segan memecat PNS Pemkot Bekasi yang terbukti melakukan pelanggaran berat.

BEKASI – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kembali mengingatkan, seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkot Bekasi untuk tidak mencoba menyalahgunakan wewenang yang dimiliki, serta tidak melanggar kode etik Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal ini disampaikan Pepen, panggilan akrabnya, setelah memberhentikan lima PNS di lingkungan Pemkot Bekasi, terdiri dari tiga lurah dan dua staf Pemkot Bekasi.

“Prosesnya sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jadi bukan karena like and dislike. Semuanya sesuai dengan hasil pemeriksaan khusus, serta pertimbangan dari Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan),” ungkapnya, Selasa (5/5/2016).

Politisi Golkar ini menambahkan, pihaknya tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas, jika ada pejabat yang kembali melakukan pelanggaran serupa.

“Baik staf sampai kepala dinas, sama semua hukumannya. Jangan nanti dibilang wali kota kejam,” tegasnya.

Untuk diketahui, lima PNS yang dipecat adalah Lurah Kalibaru, Kecamatan Medansatria Zainal Arifin yang terbukti menjadi calo penjulan tanah. Lurah Jatikramat, Kecamatan Jatiasih Heru Ranto dan Kasi Pos Dinas Perhubungan Dinas Kota Bekasi Rsudi Rusiandi yang terbukti melanggar kode etik PNS.

Sedangkan dua PNS lainnya merupakan staf di lingkungan Pemkot Bekasi yang sering tidak masuk kerja dan dipecat dengan tidak hormat.



Bekasi > Laporan Utama

Diduga Korupsi, Staf Ahli Wali Kota Bekasi Ditahan

Senin, 21 Maret 2016 13:52 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Farid Hidayat

Staf Ahli Wali Kota Roro Yoewati di dalam mobil menuju Rutan Pondokbambu, Jakarta Timur.
Staf Ahli Wali Kota Roro Yoewati di dalam mobil menuju Rutan Pondokbambu, Jakarta Timur.

Share this





Roro Yoewati ditahan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi lantaran diduga menyelewengkan dana kegiatan pendidikan dan pelatihan merugikan negara Rp 2,4 miliar.

BEKASI -- Staf ahli Wali Kota Bekasi Roro Yoewati ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi lantaran diduga melakukan tindak pidana korupsi. Sebelumnya, Roro ditetapkan sebagai tersangka penyelewengan dana kegiatan pendidikan dan pelatihan yang mengakibatan negara rugi Rp 2,4 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi Didik Istyanta mengatakan Roro terjerat kasus korupsi yang dilakukan pada tahun 2009. Kala itu, ia menduduki posisi sebagai Pejabat Pembuat Komitmen pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi.

Didik menjelaskan Roro dituduh korupsi  dana penyelenggaraan diklat prajabatan golongan I, II dan III. Proyek itu senilai Rp 8 miliar itu dikerjakan oleh Wingdik Tekkal TNI AU Husein Sastranegara, Bandung.  “Sebanyak Rp 2,4 miliar di antaranya masuk ke rekening pribadi Roro. Dana itulah yang diduga disalahgunakan sehingga Roro ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya Senin (21/3).
 

Roro melakukan pembayaran berdasarkan Penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Pemerintah Kota Bekasi ke Wing Pendidikan Umum (Wingdikum) TNI AU Bandung. Namun, dana yang sudah ditransfer dari rekening daerah tersebut, dikembalikan ke rekening pribadi Roro SENILAI Rp 2,4 miliar. Hal ini, menjadi temuan PPATK dalam menyelusuri dana tersebut yang masuk ke rekening pribadi Roro. (Bayu erlangga)

Sejak Jumat (18/3/2016), Kejaksaan Negeri Kota Bekasi menahan Roro. Mantan Camat Pondok Melati tersebut dititip di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur.



Bekasi > Laporan Utama

Wali Kota Bekasi Akan Berikan Anugerah Pangripta Patriot

Senin, 14 Maret 2016 18:03 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Wahyu

Kantor Wali Kota Bekasi
Kantor Wali Kota Bekasi

Share this





Anugerah Pangripta Patriot diberikan kepada SKPD yang memiliki perencanaan pembangunan terbaik.

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi akan memberikan penghargaan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memiliki perencanaan pembangunan terbaik. Penghargaan berupa Anugerah Pangripta Patriot tersebut mulai dilombakan antar-SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, pada tahun 2016.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan Anugerah Pangripta Patriot memiliki kriteria penilaian berkaitan dengan inovasi serta aspek ketertarikan, konsistensi, kelengkapan, dan pendalaman. “Selain itu penilaiannya juga dilihat dari penyusunan perencanaan yang terukur,” ujarnya, Selasa (14/3/2016).

Pepen, panggilan akrab Rahmat, menambahkan anugerah serupa sudah ada di tingkat nasional. Di tingkat nasional bernama Anugerah Pangripta Nusantara, sedangkan di Provinsi Jawa Barat disebut Anugerah Pangripta Jawa Barat. “Anugerah Pangripta Patriot untuk meningkatkan kerja SKPD,” tuturnya.

 

 



Bekasi > Laporan Utama

HUT Kota Bekasi ke-19, Pelayanan Wajib Ditingkatkan

Selasa, 08 Maret 2016 20:52 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Wahyu

Ahmad Syaikhu.
Ahmad Syaikhu.

Share this





Pelayanan kependudukan diharapkan meningkat pada HUT Kota Bekasi kali ini, bukan hanya slogan saat HUT semata.

BEKASI - Menyambut hari ulang tahun ke-19 Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu meminta agar momentum tersebut dipergunakan oleh seluruh aparatur yang ada dilingkungan Pemkot Bekasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pola fikir para aparatur daerah tersebut haruslah berubah seiring bertambahnya usia Kota Bekasi yang menginjak 19 tahun. Peningkatan pelayanan dikatakannya sudah disiapkan melalui kemudahan-kemudahan pelayanan perizinan usaha, hingga administrasi kependudukan yang akan dilakukan warga Bekasi.

"Seharusnya momentum HUT ini dapat menjadikan pelayan kepada masyarakat menjadi meningkat dibanding tahun sebelumnya," katanya, Selasa (8/3/2016).

Lanjutnya, peningkatan pelayanan telah diwujudkan melalui konsep Smart City yang diwujudkan dengan pendirian Patriot Operation Center (POC). Diharapkan melalui konsep tersebut semua kebutuhan masyarakat dapat direspon cepat.

“Selain itu, saya juga berharap Kota Bekasi dapat mewujudkan transportasi masal yang terintegrasi dengan KRL maupun busway, yakni dengan aemovel atau kereta angin yang tengah diusung Pemkot Bekasi,” tutupnya.



Bekasi > Laporan Utama

Lomba Sepatu Roda Perebutkan Piala Wali Kota Bekasi

Jumat, 04 Maret 2016 17:01 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Bayu Erlangga

Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu membuka lomba sepatu roda.
Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu membuka lomba sepatu roda.

Share this





Kejuaraan sepatu roda perebutkan Piala Wali Kota Bekasi diikuti 669 peserta. Dalam rangka memeriahkan ulang tahun Kota Bekasi.

BEKASI – Kejuaraan sepatu roda perebutkan piala Wali Kota Bekasi digelar pada Jumat (4/3/2016), di Gor Sepatu Roda Kota Bekasi. Diikuti 669 peserta, kejuaraan ini digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-19 Kota Bekasi.

Wakil Wali Kota Ahmad Syaikhu yang membuka kejuaraan tersebut mengatakan disamping dalam rangka memeriahkan ulang tahun Kota Bekasi, kejuaraan itu juga sebagai ajang persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016.

Syaikhu berharap kejuaraan itu juga menjadi daya tarik buat atlet dari berbagai kota di Indonesia. Ajang ini juga diikuti oleh salah satu klub sepatu roda dari Malaysia. “Semoga tahun depan banyak klub luar negeri yang ikut,” ujarnya Jumat (4/3/2016).