Bekasi > Laporan Utama

Pilkada Kota Bekasi 2018

PDIP Usung Sumiyati dan Lilik Maju Pilkada Bekasi 2018

Rabu, 10 Januari 2018 19:13 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Leny Kurniawati

Surat rekomendasi terhadap calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi yang akan diusung oleh DPC PDIP Kota Bekasi
Surat rekomendasi terhadap calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi yang akan diusung oleh DPC PDIP Kota Bekasi
Foto : Leny Kurniawati

Share this








Kedua nama yang diusung PDIP berdasarkan surat rekomendasi terhadap calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi dalam Pilkada 2018.

BEKASI  - DPP PDIP akhirnya mengeluarkan surat rekomendasi terhadap calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi yang akan diusung oleh DPC PDIP Kota Bekasi, Rabu (10/1/2018) pukul 16.00 WIB.

Rekomendasi PDIP ditunjukan untuk Sumiyati Mochtar Mohamad sebagai calon Wali Kota dan Lilik Hariyoso sebagai calon Wakil Wali Kota Bekasi.

Namun, setelah keluarnya surat rekomendasi dari DPP PDIP. Dua kader PDIP yang ditelah dipercayai belum terlihat.

Ketua Bapilu PDIP Kota Bekasi Nicodemus Godjang mengakui, sampai saat ini Sumiyati belum memberikan jawaban, bahkan belum ada konfirmasi terkait penerimaan rekomendasi tersebut.

Bahkan diakuinya, Lilik Haryoso sendiri sudah menyatakan belum siap dan hendak mengundurkan diri dari penunjukkan calon Wakil Wali Kota Bekasi di Pilkada 2018.

“Hingga hari ini Sumiyati belum ada kabar. Kita dari DPC PDIP Kota Bekasi akan menunggu hingga pukul 19.00 WIB. Sementara saudara Lilik sendiri sudah menyatakan tidak siap dan hendak mundur,” ujar Nico saat menggelar konferensi pers di kantor DPC PDIP Kota Bekasi.

Selain itu, lanjut Nico, DPC PDIP sendiri sudah mendapatkan nomor urut pendaftaran di KPU Kota Bekasi, ialah nomor urut pertama pukul 21.00 WIB malam nanti.

Meski dari dua calon yang mendapat rekomendasi dari DPP PDIP tersebut belum memberi kepastian terhadap kesiapan maju di Pilkada 2018, DPC PDIP Kota Bekasi tetap optimis bahwa PDIP akan menang di Kota Bekasi.

Nico mengatakan, saat ini DPC PDIP belum mempunyai opsi-opsi lain jika kedua kadernya menolak surat yang telah diperintahkan oleh DPP.

DPP PDIP sendiri telah menyiapkan sanksi tegas bagi keduanya jika tidak mengindahkan perintah partai.

“Jika keduanya tidak datang, tetapi kami akan tetap ke kantor KPU Kota Bekasi. Semuanya masih bisa terjadi karena waktu pendaftaran sampai pukul 24.00 WIB,” tandasnya.

“Disamping itu, kami optimis PDIP pasti menang. Karena yang sudah ditunjuk adalah kader berkompeten, kami siap untuk memenangkan PDIP di Pilkada 2018,” tutupnya.