Kamis, 28 Juni 2018 15:29:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Leny Kurniawati
Pasangan Rahmat -Tri Ucapkan Terima Kasih Kepada Warga Kota Bekasi
Pasangan Rahmat Effendi - Tri Adhianto Ucapkan Terima Kasih Kepada Warga Kota Bekasi.
Foto : Leny Kurniawati
 

BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang juga petahana bersyukur dan menyampaikan terimakasih kepada warga kota Bekasi yang telah memberikan kepercayaan pada saat Pilkada Kota Bekasi dengan memilih Rahmat Effendi-Tri Adhianto.

Pasalnya, black campaign yang terjadi dua hingga tiga hari sangat luar biasa. Ada berita-berita hoax yang memang sengaja digencarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Namun, alhamdulillah, masyarakat Kota Bekasi terbukti cerdas.

"Masyarakat mampu mengolah kinerja prestasi kerja dan tahu mana yang hanya menjelekan salah satu paslon. Terimakasih kepada seluruh partai pengusung dan pendukung relawan yang telah mendukung perjuangan ini. Terimakasih kepada LSM, teman-teman Media, alim ulama dan tokoh masyarakat. Saya lihat tokoh NU dan Muhammadiyah tenang juga adem dalam menyampaikan dakwahnya," kata Pepen.

Menurut Pepen, ini akan menjadi dasar kerja yang akan dilakukan di lima tahun kedepan. “Saya berjanji kedepan akan membangun Bekasi lebih baik lagi," tambahnya.

Sementara itu, Calon Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, Pilkada adalah pesta yang menggembirakan dan merupakan wujud nyata dari kegiatan Politik. Pastisipasi warga masyarakat dalam pilkada kali ini meningkat dari 49 persen, sekarang di atas 70 persen.

"Transformasi Politik yang kami coba kembangkan kepada warga masyarakat dan dengan pendewasaan politik, alhamdulillah sekarang terasa dengan hasil 70 persen. Saya juga terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat, KPU, dan Panwaslu, sehingga jalannya Pilkada lancar. Pihak keamanan unsur Polisi, TNI, dan Linmas, saat ini sudah bekerja keras untuk mengamankan Pilkada," Kata Tri.

Bahkan, perwakilan dari lembaga survei Median, Rico Marbun menambahkan, hitung cepat atau Quick Count yang dilakukan pihaknya, biasanya tidak meleset, paling banyak margin error 2 persen. Sekarang sudah hampir 100 persen. Angka paslon satu mencapai 68 persen lebih, biasanya hasil akhirnya akan sama.

"Hitung cepat berdasarkan data dari 200 TPS yang tersebar di Kota Bekasi secara Proposional, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Hasil Quick Count ini memang belum bisa menjadi dasar kemenangan, hanya KPU-lah yang nantinya akan menetapkan," tandas Rico.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda