Bekasi > Laporan Utama

Memberi Hukuman Tidak Menjamin Anak Jadi Baik

Rabu, 16 Mei 2018 16:12 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Leny Kurniawati

Kekerasan anak
Ilustrasi.
Foto : istimewa

Share this








Komisioner KPAID Kota Bekasi Sofar Makmur menilai memberi hukuman pada anak tidak ada jaminan anak menjadi baik.

BEKASI – Kekerasan terhadap anak apalagi yang dilakukan oleh orang dewasa tidak dibenarkan. Hal itu disampaikan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bekasi, Sofar Makmur menanggapi kasus penendangan terhadap balita yang sedang berada diayunan di Mal Kelapa Gading oleh pria bernama Jonanthan.

 

Menurutnya, apa yang dilakukan Jonathan jelas keliru terlepas dirinya kesal terhadap balita yang ditendangnya lantaran telah mengakibatkan anak Jonathan terjatuh terkena ayunan.

"Tidak boleh anak dipukul, dicubit, apalagi ditendang yang mengakibatkan rasa sakit kepada anak. Dalam posisi salah, anak harusnya diberitahu, dinasehati dan dibimbing bukan disalahkan dan dihukum apalagi sampai ditendang," ujar Sofar kepada Infonitas.com, Rabu (16/5/2018).

Orangtua yang memberikan hukuman seperti menyakiti atau kekerasan fisik pada anak yang melakukan kesalahan harus berpikir berkali-kali.

"Hukuman tidak menjamin membuat anak menjadi baik. Apalagi kalau sampai berlaku kasar baik verbal maupun nonverbal. Cara terbaik adalah dengan menasehati dengan lemah lembut dan penuh kasih sayang," kata dia.

Sofar menambahkan, seandainya kasus kekerasan balita di Mal Kelapa Gading ingin dituntaskan di jalur hukum, dia meminta kasus tersebut ditangani secara profesional dan proporsional agar tercipta rasa keadilan.