Selasa, 05 Desember 2017 18:40:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Indah Mulyanti
LRT Bakal Jadi ‘Primadona’ Transportasi Warga Bekasi
Kegiatan Forum Diskusi LTR dan Bekasi Masa Depan di Gedung Pasca Sarjana Unisma Bekasi, Selasa (5/11/2017).
Foto : Indah Mulyanti
 

BEKASI - Jumlah penduduk Kota Bekasi diprediksi mencapai 2,8 juta jiwa pada 2017. Bahkan pada 2020, jumlah tersebut akan meningkat menjadi 3 juta jiwa.

Dengan jumlah penduduk sebar itu, tanpa langkah stategis dari pemerintah dan para pemangku kepentingan, Bekasi akan semakin padat dan kemacetan akan semakin parah.

Pemerintah pusat telah mengambil langkah stategis dengan membangun beberapa proyek infrastruktur guna mengurai kemacetan dari Bekasi dan Jakarta seperti  jalan tol, becakayu, elevated tol Jakarta Cikampek, serta LRT.

Khusus LRT, diperkirakan akan menjadi primadona moda transportasi masal yang akan dipilih Masyarakat. Melalui proses perpres NO 98 tahun 2015, pemerintah menunjuk PT Adhi Karya (Persero) Tbk, untuk membangun prasarana LRT meliputi jalur, termaksud didalamnya kontruksi jalur layang, stasiun, dan fasilitas operasi.

"Kami membangun LRT tentu dengan sebuah kebanggan bahwa proyek ini dibangun untuk kepentingan masyarakat. Sudah selayaknya proyek pemerintah ini mendapat dukungan dari semua pemangku kepentingan," ujar Pejabat Pembuatan Komitmen Prasarana LRT Jabodetabek Kementerian Perhubungan Jumari saat kegiatan Forum Diskusi LTR dan Bekasi Masa Depan di Gedung Pasca Sarjana Unisma Bekasi, Selasa (5/11/2017).

Lanjutnya, tahap pertama pembangunan LRT ini akan menghubungkan dari titik paling timur yaitu di Bekasi Timur, menuju Cawang dan Dukuh Atas, serta Cibubur - Cawang - Duku Atas. Rencananya, di Bekasi Timur selain dibangun stasiun, juga akan dibangun Depo untuk pemeliharaan.

"Sesuai dengan arahan dari Pemerintah, kami akan berusaha menyelesaikan pembangunan LRT ini dengan tepat waktu. Namun, lahan yg dibangun untuk Depo LRT di Bekasi Timur saat ini belum siap untuk dibangun, karena masih adanya warga yang tidak memiliki hak menempati lahat tersebut," bebernya.

Sementara itu, Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45 Bekasi Harun Alrasyid mengatakan, dengan adanya LRT dari Bekasi Timur, akan merubah peradaban masyarakat Bekasi.

"Masyarakat yang selama ini kehilangan banyak waktu di jalan karena kemacetan akan mendapatkan banyak waktu yang berkualitas. LRT bisa memangkas waktu tempuh ke tempat kerja," pungkasnya

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda