Bekasi > Laporan Utama

Kota Bekasi Darurat Kekerasan Anak, Rukun Jurnalis Bekasi Bikin Acara

Jumat, 13 Oktober 2017 13:32 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Leny Kurniawati

Acara Rukun Jurnalis Bekasi, Kota Bekasi Darurat Kekerasan Anak.
Acara Rukun Jurnalis Bekasi, Kota Bekasi Darurat Kekerasan Anak.
Foto : Leny Kurniawati

Share this








Tingkat kekerasan terhadap anak di Kota Bekasi belakangan ini kian memprihatinkan, sehingga Rukun Jurnalis Bekasi adakan bincang bersama semua kalangan.

BEKASI  - Rukun Jurnalis Bekasi (Rujuk) akan mengadakan bincang santai dengan tema “Kota Bekasi Darurat Kekerasan Anak” Lewat Bincang Santai ini diharapkan ada kesadaran bersama dari semua pihak untuk sama-sama peduli terhadap persoalan anak di Kota Bekasi. Agar Kota Bekasi Ramah Anak tidak hanya sebatas slogan.

Rencananya, bincang Santai sendiri akan dihelat pada Jumat, (13/10) malam nanti, tepatnya pukul 19.30 hingga Selesai. Bertempat di Hutan Kota Alun-alun Kota Bekasi, Bekasi Selatan.

Menurut Moderator acara bincang santai dari Rujuk, Ivan Faizal sekaligus Pimpinan Redaksi klikbekasi.co mengatakan, saat ini tingkat kekerasan terhadap anak di Kota Bekasi belakangan ini kian memprihatinkan.

Ditambahkan Ivan, misalnya, anak korban kekerasan dalam pemberitaan harus disamarkan identitasnya. Kemudian, untuk pengambilan konten gambar atau video juga tidak boleh sembarangan.

Jadi, selain memang ada persoalan soal anak di kota bekasi. "Diskusi ini juga sekaligus tempat belajar bagi rekan wartawan mengenai tata cara membuat pemberitaan soal anak," terangnya.

Ivan berharap melalui bincang santai Rujuk ini, semua pihak terkait bisa membuka matanya terkait persoalan anak dan bersama-sama ikut menjaga dan melindungi anak sebagai aset masa depan bangsa.

Rencananya, bincang santai ini akan dihadiri oleh Pembicara penting di Bekasi antara lain, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Kapolres Metro Bekasi Kota, Hero Bachtiar, Komisioner KPAID Kota Bekasi, Sofar Napitupulu, Ketua Baperda  DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied, Psikolog/ Akademisi, Nurhidayah.

Ivan juga menjelaskan, jika agenda semacam ini tidak terhenti pada saat ini saja. Namun agenda rutin rujuk diadakan setiap dua minggu sekali yang memang rutin digelar dengan tema berbeda-beda.

"Alasan kenapa ambil tema anak karena memang rujuk melihat kekerasan anak marak sekali di bekasi. Dan menjadi penting untuk dibahas dalam forum diskusi. Apalagi memang sebagai jurnalis kita juga perlu pengetahuan soal persoalan anak. Sebab membuat berita soal anak tidak bisa sembarangan," kata Ivan.