Bekasi > Laporan Utama

Inilah 2 Paslon Pemimpin Kota Bekasi

Selasa, 13 Februari 2018 11:04 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Leny Kurniawati

Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi.
Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi.
Foto : Leny Kurniawati

Share this








Paslon Rahmat Effendi-Tri Adhianto dan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus akan bertarung memperebutkan title sebagai pemimpin Kota Bekasi.

BEKASI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menetapkan dua bakal pasangan calon (bapaslon) wali kota dan wakil wali kota yaitu, Rahmat Effendi-Tri Adhianto Tjahyono dan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady sebagai pasangan calon (paslon).

Rahmat Effendi-Tri Adhianto Tjahyono diusung oleh Partai Golongan Karya, PAN, PPP, Demoktat, PKB, Perindo, Hanura, dan PKPI. Adapun pasangan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady diusung oleh Gerindra dan PKS.

Tahapan penetapan paslon ini dilaksanakan sesuai dengan jadwal Pilkada serentak 2018 di lantai tiga Hotel Horison ruang Krakatau, Bekasi Selatan, Senin (12/2/2018) malam. Hadir dalam kesempatan ini masing-masing tim pemenangan paslon dan Panwaslu Kota Bekasi.

"Puncak hari ini merupakan rapat pleno penetapan paslon calon wali kota dan wakil wali kota Bekasi," kata Ketua KPU Kota Bekasi Ucu Asmara Sandi.

Secara otomatis, kata Ucu, masing-masing paslon sudah sah menjadi peserta calon wali kota dan wakil wali kota di Pilkada Kota Bekasi 2018.

"Mereka sudah lolos sesuai Peraturan KPU (PKPU) nomor 3 dimana ada syarat pencalonan dan syarat calon. Semua sudah terpenuhi dimana kami masing-masing sempat melakukan perbaikan dan kami lakukan penelitian ulang," kata Ucu.



Ucu menegaskan, KPU Kota Bekasi sudah bersiap untuk mengahadapi momen pesta demokrasi. Kesiapan itu meliputi penyelenggara Pilkada maupun gugatan atau masukan dari masyarakat.

"Kami siap meskipun sampai saat ini belum menyiapkan pengacara, kami akan jalankan seauai dengan peraturan. Jika ada gugatan kami siap, dan akan melalukan proses sampai pengadilan dan Mahkamah Konstitusi hingga keputusan inkrakht atau berkekuatan hukum tetap," pungkasnya.