Rabu, 14 Februari 2018 19:34:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Leny Kurniawati
apartemen bekasi
Ilustrasi
Foto : istimewa
 

BEKASI - Anggota Komisi II, DPRD Kota Bekasi Daryanto mengatakan menjamurnya bangunan vertikal di Kota Bekasi tidak akan memberikan dampak lingkungan terhadap struktur wilayah Kota Bekasi. Justru ini menjadi cermin bahwa tingkat investasi di Kota Bekasi sangat bagus.

"Saat ini, bangunan apartemen juga merupakan alternatif hunian baru pada zaman sekarang dimana pembangunannya tidak memakan lahan yang besar," ujarnya saat ditemui, Rabu (14/2/2018).

Selain itu, ia juga meyakinkan bahwa dalam pertumbuhan bangunan apartemen di Kota Bekasi tidak akan memberikan masalah terhadap dampak lingkungan, baik masalah banjir maupun kemacetan.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersama dengan dewan, pastinya memiliki kebijakan dan regulasi dalam memberikan izin lingkungan terhadap para investor khususnya pemilik bangunan apartemen.

Selain itu, berdasarkan analisa dampak lingkungan hidup terkait adanya bangunan apartemen di area lingkungan warga sekitar pun sudah aman dan kondusif.

"Kami di Komisi II sangat memperhatikan lingkungan hidup, baik dalam aspek pengelolaan air limbah dan ruang terbuka hijau (RTH). Kalau dari segi kemacetan, Pemkot Bekasi juga sudah membuat jalan-jalan baru yang didukung dengan petugas dari Dishub untuk mengatur tingkat kemacetan," kata dia. 

Daryanto menjelaskan, hunian dalam bentuk bangunan vertikal tidak akan menyingkirkan keberadaan bangunan masyarakat asli Kota Bekasi. Meski dalam hal ini, apartemen tumbuh di tengah-tengah wilayah lingkungan masyarakat.

"Karena pembangunan apartemen tidak memakan lahan yang luas apalagi sampai menghabiskan lahan warga sekitar. Jadi, warga asli tidak akan tersingkirkan dengan adanya bangunan apartemen," pungkasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda