Bekasi > Laporan Utama

Menanti Upah Layak 2018

Ini Kata APINDO Kota Bekasi Soal UMK Bekasi 2018

Rabu, 08 November 2017 20:07 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Leny Kurniawati

ilustrasi upah buruh.
ilustrasi upah buruh.
Foto : istimewa

Share this








APINDO Bekasi menilai, kenaikkan UMK Bekasi yang dirumuskan oleh Dewan Pengupahan mengacu pada aturan yang berlaku, PP No.78 Tahun 2015.

BEKASI – SPSI Kota Kabupaten Bekasi tetap meminta UMK Bekasi kota maupun kabupaten tahun ini naik sebesar 10 persen, meski terkendala PP No.78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang membatasi kenaikkan upah tidak lebih dari 9 persen. APINDO Kota Bekasi pun angkat suara.

"Kami tetap upayakan kenaikan UMK bisa sampai 10 persen," ungkap Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota dan Kabupaten Bekasi Abdullah kepada Infonitas.com, Rabu (8/11).

Menangapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Bekasi, Purnomo angkat bicara, dan memprediksi, kenaikan UMK Kota Bekasi 2018 bisa mencapai 8,71 persen dari UMK Kota Bekasi 2017. Purnomo mengatakan bahwa, rumus penghitungannya mengacu pada PP No.78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Dijelaskan Purnomo, besaran UMK 2017 Kota Bekasi adalah sekitar Rp3,6 juta, sedangkan besaran UMK Kabupaten Bekasi adalah sebesar Rp3,5 juta. Besaran UMK masing-masing akan ditambah dengan besaran inflasi nasional sebesar 3,72 persen dan pertumbuhan domestik bruto (PDBt) sebesar 4,99 persen. Tidak sampai sebesar 10 persen seperti yang diinginkan SPSI Kota Kabupaten Bekasi. "Dewan Pengupahan merumuskan besaran UMK sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.