Bekasi > Laporan Utama

Imbas Kebakaran Stasiun Klender, Penumpang Menumpuk di Bekasi

Jumat, 19 Mei 2017 14:00 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Yusuf Bachtiar

Penumpukan penumpang di Stasiun Bekasi.
Penumpukan penumpang di Stasiun Bekasi.
Foto : Yusuf Bachtiar

Share this








Kebakaran terjadi di Satsiun Klender, Jakarta Timur, Jumat (19/5/2017) pagi. Imbasnya tak lain penumpukan penumpang di Stasiun Bekasi.

BEKASI – Pasca-kbakaran di Stasiun Klender, Jakarta Timur, Jumat (19/5/2017) pagi, penumpukan penumpang terjadi di Stasiun Bekasi. Imbas kebakaran ini menyebabkan ribuan penumpang terlambat menuju tempat aktivitas yang pada umumnya bekerja di Jakarta.

Walau pun, beberapa jam kemudian, seperti siang ini, dari pantauan Infonitas.com di lapangan, keterlambatan keberangkatan KRL mulai berangsur membaik. Sebab, sebelumnya perjalanan KRL sempat diberhentikan sesaat.

 “Mau ke Kemendikbud, ada seminar. Satu jam katanya terlambat (KRL). Saya sih dari Bandung, naik Argo Parahyangan, denger-denger keterlambatan bisa sampai dua jam, makanya saya keluar mau naik GoJek, karena sudah telat sih,” kata Prambudi, seorang penumpang KRL dengan tujuan Jakarta kepada infonitas.com di Stasiun Bekasi, Jumat (19/5/2017) siang.

Baca : Jelang Ramadan, Konser HUT DKI ke-490 Tetap Jalan

Hal serupa juga dikatakan Yuyun Wahyuningsih, pegawai swasta yang bekerja di kawasan Jakarta Selatan. Ia mengaku lebih memilih beralih menggunakan jasa ojek untuk melanjutkan perjalannya lantaran keterlambatan kereta yang menurutnya sangat lama.

"Mau ke Kebayoran, dari Stasiun Bekasi sudah numpuk. Dapet kabar ada keakaran di Stasiun Klender, sempat nunggu sih awalnya. Tapi tadi ada permberitahuam kalau kereta mengalami keterlambatan. Makanya saya mau nerusin naik ojek aja ke kantor," keluhnya.

Di sisi lain, Kepala Stasiun Bekasi Syarif Hidayatullah mengatakan sebanyak tujuh perjalanan KRL (JaBoDeTaBek) dan sejumlah kereta rute Jawa  mengalami keterlambatan.

“Ya,kalau pasca-kebakaran, Alhamdullah sejak jam 8.45 sudah mulai berlangsung perjalanan kereta api sudah berjalan normal. Tapi, masih menunggu antrian saja,penumpukan memang sempat terjadi. Ya, kami selalu menginformasikan kepada calon penumpang dan kami berkoordinasi kepada Stasion Klender," kata Syarif kepada wartawan.