Bekasi > Laporan Utama

Evakuasi Korban Runtuhan Grand Kamala Lagoon Dilanjutkan

Kamis, 05 Januari 2017 13:57 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Ika Defianti

Kapolsek Bekasi Selatan
Kapolsek Bekasi Selatan

Share this





Polisi tidak bisa memperkirakan kondisi korban mengingat jarak kejadian sampai saat ini sudah tertimbun lebih dari 20 jam.

BEKASI – Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Bayu Pratama Gubunagi mengatakan, proses evakuasi korban runtuhan puing tangga darurat Grand Kamala Lagoon belum dapat diselesaikan hingga Rabu (4/1/2016) malam sekitar pukul 22.00.  Alhasil, proses evakuasi terpaksa dilanjutkan Kamis (5/1/16).

"Kegiatan evakuasi yang berlangsung hingga malam tadi belum memberikan hasil yang positif. Artinya kami belum dapat menemukan korban. Proses evakuasi akan kami lanjutkan Kamis pagi," ujarnya, di Bekasi, Rabu (4/1/17) malam.

Bayu mengungkapkan dalam kegiatan ini polisi bekerjasama dengan seluruh pihak untuk membantu proses evakuasi. Bahkan hingga tengah malam belum terdapat perubahan jumlah korban. 

"Kami tidak melihat jumlah korban, ini menyangkut jiwa manusia dan kita tetap memprioritaskan untuk evakuasi korban secepatnya," paparnya. 

Polisi tidak bisa memperkirakan kondisi korban mengingat jarak kejadian sampai saat ini sudah tertimbun lebih dari 20 jam. 

"Tumpukan material memenuhi empat lantai dengan ketebalan 12 meter. Sementara yang sudah dievakuasi sampai saat terakhir kurang lebih 5 meter dan masih ada kurang lebih 7 meter. Namun kita semua harus tetap berdoa yg terbaik untuk korban," pungkas Bayu. 







Bekasi > Laporan Utama

Pencuri HP Dibekuk Polisi

Selasa, 13 Desember 2016 16:15 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Akb

Tiga unit telepon genggam yang dicuri pelaku ES (32).
Tiga unit telepon genggam yang dicuri pelaku ES (32).

Share this





pelaku kerap mencuri telepon genggam saat warga sedang terlelap tidur di dalam rumah.

BEKASI – Polsek Bekasi Selatan menangkap seorang pencuri telepon gengam berinisial ES (32) di Jalan Letjen Sarbini RT 03/01, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Kasubbag Humas Polres Bekasi Kota AKP Erna Ruswing mengatakan, pelaku dibekuk berkat adanya laporan dari masyarakat. Pelaku asal Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur ini ditangkap usai mencuri telepon gengam sekitar pukul 09.10 WIB, Senin (12/12/2016).

Beruntung pelaku tidak menjadi bulan-bulanan masa. Pasalnya, anggota kepolisian keburu mengamankan pelaku di salah satu rumah warga.

"Jadi terdapat laporan warga kepada salah satu anggota Bhabinkamtibmas terkait penangkapan pelaku oleh warga. Sesampai dilokasi dilakukan pemeriksaan dan ditemukan barang bukti 3 buah smartphone Samsung yang dicuri oleh pelaku," ucapnya, Selasa (13/12/16).

Dari keterangan pelaku, dia kerap mencuri telepon genggam korbannya saat sedang tertidur lelap. Sejumlah barang bukti ditemukan polisi di jok motor pelaku. "Untuk proses lebih lanjut pelaku langsung diamankan di Polsek Bekasi Selatan," papar Erna.







Bekasi > Laporan Utama

Polsek Bekasi Selatan Terbantu dengan Adanya RPK2 Perumahan Galaxy City

Senin, 19 September 2016 14:30 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Purwanto

Iptu Puji Astuti akan menerima potongan tumpeng ulang tahun RPK2
Iptu Puji Astuti akan menerima potongan tumpeng ulang tahun RPK2

Share this





Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan Iptu Puji Astuti mengaku terbantu dengan adanya RPK2 Perumahan Galaxy City.

BEKASI – Aparat kepolisian mengaku terbantu dengan adanya Radio Pemantau Keamanan dan Kebersamaan (RPK2) Perumahan Galaxy City. Lewat radio tersebut, pihak kepolisian kerap lebih cepat mengetahui adanya tindak kriminal yang terjadi di suatu tempat.

Demikian diungkapkan Kepala Unit Bimbingan Masyarakat (Kanit BInmas) Polsek Bekasi Selatan Inspektur Satu Puji Astuti. “Peran RPK2 di tengah masyarakat dalam hal memberikan informasi kepada pihak kepolisian tanpa mengenal waktu,” katanya saat hadir dalam acara ulang tahun kedua RPK2 yang berlansgung Senin (19/9/2016).

Puji menambahkan, organisasi yang beranggotakan ratusan orang itu ikut menjaga lingkungan sekitar tanpa imbalan sedikitpun. Mereka juga selalu ikut bergabung dalam apel Cipta Kondisi Polsek Bekasi Selatan. “Perang masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencipatakan keamanan lingkungan karena jumlah personel polisi terbatas,” tuturnya.