Bekasi > Laporan Utama

Dukung Ganjil-Genap di Bekasi, 200 Personil Kepolisian Sudah Bersiaga

Kamis, 08 Maret 2018 14:12 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

ganjil genap tol bekasi
Polisi siap mengambankan penerapan ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Polri sudah menyiagakan 200 personil untuk mendukung proyek ganjil-genap di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

JAKARTA - Rencana penerapan sistem ganjil genap di tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta mendapat banyak dukungan oleh banyak pihak termasuk Korlantas Polri. Dalam penerapannya akan ada 200 personil yang akan bersiaga pada 12 Maret 2018. 

“Personel juga sudah cukup 200 personel dari Bekasi Timur, Bekasi Barat sampai Halim Cawang, seperti itu. Semoga ini berjalan lancar,” ujar Kakorlantas Irjen Royke Lumowa saat ditemui di Kantor Pusat Jasa Marga, di TMII, Jakarta Timur, Kamis (8/3/2018). 

Royke menambahkan jika penerapan sistem ganjil-genap merupakan salah satu kebijakan yang memang sudah harus dilakukan. Kebijakan ini kata dia juga diharapkan bisa mengurangi tingginya tinggal pelayanan atau level of service di jalan tol khususnya ruas tol Jakarta - Cikampek. 

“Kalau kita berbicara macet enggak bisa lepas dari volume dan kapasitas. Jabodetabek volume sudah terlalu jauh dari kapasitasnya. Bahkan, sudah di angka 1. Kita ingin merubah level of servicenya. Bagaimana caranya memperbaiki volume dan kapasitas,” katanya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Menhub juga telah menginstruksikan memberlakukan sistem ganjil genap di ruas tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta mulai 12 Maret mendatang. Sistem ini nantinya berlaku setiap Senin – Jumat mulai pukul 06.00 – 09.00 WIB, kecuali hari libur. 

Selain penerapan ganjil genap, pemerintah juga akan menerapkan dua kebijakan lainnya untuk mengurai kemacetan di ruas tol Jakarta - Cikampek. Kedua kebijakan lainnya itu ialah pembatasan angkutan barang dan menyediakan Lajur Khusus Angkutan Umum (JKAU) untuk bus Transjabodetabek.