Jumat, 09 Februari 2018 18:01:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Indah Mulyanti
Jembatan Grand Bekasi, salah satu ikon Bekasi yang ramai dikunjungi masyarakat.
Jembatan Grand Bekasi, salah satu ikon Bekasi yang ramai dikunjungi masyarakat. (Ist)
Foto : istimewa
 

BEKASI - Pariwisata lokal di Kabupaten Bekasi masih jalan ditempat.  Padahal, wisata di wilayah tersebut terkenal dengan kota industri yang layak dikunjungi. 

Untuk memajukan pariwisata lokal harus mendapat dukungan dari semua pihak.  Salah satunya adalah hotel yang dinilai dapat berperan mempromosikan destinasi wisata. 

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi  Nunung HS menilai, hotel menjadi salah satu cara yang tepat untuk mempromosikan destinasi wisata lokal. 

Dikatakannya, perlu adanya peraturan yang mengatur kewajiban hotel untuk turut serta mempromosikan wisata lokal. 

"Perlu adanya sinergi dengan hotel-hotel berbintang yang ada di Kabupaten Bekasi. Orang ke hotel pasti nanya ada pariwisata apa di sini. Hotel itu harus ada menunjukan pariwisata Bekasi," katanya, Jumat (9/2).

Hingga saat ini, belum ada regulasi tingkat daerah  yang mengatur tentang kewajiban pihak hotel mempromosikan pariwisata lokal.

"Iya,  belum ada.  Kita akan dorong kesitu," ujarnya.

Selama ini, tamu hotel khususnya ekspatriat kurang mengenal destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bekasi. Padahal, selain wisata industri, banyak wisata alam yang tidak kalah dengan daerah lain.

Dikatakan Nunung, ada sejumlah pariwisata lokal yang dapat menarik perhatian seperi kawasan pantai Mangrove, Pantai Beting dan Situ Cibeurum. 

"Memang perlu ada penataan seperti di Situ Cibeurum itu gimana supaya menarik mulai dari pintu masuk," pungkasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda