Bekasi > Laporan Utama

Dijabat Dirut Baru, Pelayanan Air PDAM Tirta Patriot Dinilai Buruk

Rabu, 15 November 2017 13:35 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Leny Kurniawati

Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis Jajang Nurjaman Duriat.
Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis Jajang Nurjaman Duriat.
Foto : Leny Kurniawati

Share this








Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis Jajang Nurjaman Duriat menilai, Pelayanan Air PDAM Tirta Patriot Dinilai buruk dan masih jauh dari harap

BEKASI  - Pelayanan air bersih bagi warga Kota Bekasi masih jauh dari harapan. Berbagai persoalan buruknya pelayanan tersebut menjadi catatan serius bagi Direktur Utama PDAM Tirta Patriot baru.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis Jajang Nurjaman Duriat, kepada infonitas.com, Rabu, (15/11).

"Dalam pelayanan kebutuhan air bersih di Kota Bekasi masih jauh dari harapan. Hal tersebut menjadi tantangan sendiri bagi Dirut PDAM Tirta Patriot baru. Contohnya masalah pencemaran air kali Bekasi yang turut berdampak terhadap pelayanan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)," Bebernya.

Menurutnya, air kali Bekasi yang menjadi bahan baku PDAM Tirta Patriot sangat riskan tercemar. Untuk menyelesaikan hal tersebut dibutuhkan sinergitas dna koordinasi yang baik antara PDAM Tirta Patriot dengan pihak pemerintah seperti Dinas Lingkungan Hidup.

Sebagai catatan, PDAM Kota Bekasi di tahun 2016 mendapatkan gelontoran dana berupa investasi tetap sebesar Rp 76,483,546,537.  Angka tersebut naik dari tahun sebelumnya senilai Rp 70,260,011,770. Besaran kenaikan mencapai Rp 6,2 miliar rupiah lebih.

Dia mengatakan, besaran kenaikan dana tersebut seharusnya membuat kinerja PDAM Tirta Patriot lebih baik dibawah kepemimpinan baru.

“Seharusnya, masalah pelayanan air yang tersendat lantaran pasokan air baku tercemar tidak terjadi lagi karena dampaknya langsung dirasakan seluruh warga kota Bekasi," pungkasnya.