Bekasi > Laporan Utama

Begini Rincian Proyek Pembangunan Kantor Imigrasi Kota Bekasi

Selasa, 14 November 2017 17:36 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Leny Kurniawati

Maket Bangunan
Maket Proyek Pembangunan Kantor Imigrasi Kota Bekasi.
Foto : Leny Kurniawati

Share this








Baik pembangunan kantor imigrasi maupun renovasi Lapas Kota Bekasi ini menggunakan dana APBD Kota Bekasi tahun 2017 dan 2018.

BEKASI – Pemkot Bekasi bersama Kementerian Hukum dan HAM memulai proyek pembangunan Kantor Imigrasi Kota Bekasi Kelas II, serta renovasi Lapas Kelas IIA Kota Bekasi di kawasan Pondok Aren, Bekasi Timur.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi Dadang Ginanjar mengatakan, pembangunan fisik kantor imigrasi berdiri di atas lahan seluas 5.229 meter persegi. Lahan ini berstatus sebagai milik Ditjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM. “Luas tapak bangunannya mencapai 758 meter persegi dengan tiga massa bangunan. Bangunan utama terdiri atas enam lantai dengan luasan lantai mencapai 3.888 meter persegi, mushola satu lantai seluas 60 meter persegi dan power house satu lantai seluas 50 meter persegi.  Alokasi anggarannya tahun jamak. Untuk alokasi 2017 Rp15 miliar dan sisanya pada 2018 diusulkan Rp18,5 miliar lebih,” urai Dadang, Selasa (14/11).

Sementara, proyek renovasi gedung Lapas Kelas IIA Bulak Kapal Bekasi Timur di Jalan Raya Pahlawan, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur akan memanfaatkan tambahan lahan seluas total 20.786 meter persegi dengan luas tapak bangunan mencapai 6.953 meter persegi. Dijelaskan Dadang, terdapat sembilan massa bangunan yang terdiri atas blok hunian dua lantai seluas 9.250 meter persegi, kantor dan ruang kunjungan dua lantai seluas 1.624 meter persegi.

Kemudian, dapur satu lantai seluas 240 meter persegi, masjid satu lantai seluas 375 meter persegi, gereja satu lantai seluas 135 meter persegi, poliklinik satu lantai seluas 300 meter persegi, MCK enam unit dalam satu lantai seluas 144 meter persegi, workshop satu lantai seluas 250 meter persegi dan rumah genset satu lantai seluas 72 meter persegi.

“Estimasi waktu pelaksanaan sekitar 400 hari kalender dengan menghabiskan APBD Kota Bekasi tahun jamak total Rp83,9 miliar lebih, terdiri atas APBD 2017 Rp10 miliar dan APBD 2018 Rp73,9 miliar. Kita harapkan tahun depan proyek pembangunan kantor imigrasi dan renovasi Lapas ini bisa selesai tepat waktu,” tutupnya.