Bekasi > Laporan Utama

Akibat Cemburu, Pelaku Menganiaya Pacar yang Sedang Hamil

Kamis, 22 Desember 2016 20:59 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Ika Defianti

MR saat digiring polisi.
MR saat digiring polisi.

Share this





Dedy menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada (19/12/16) di Jalan Caman Raya, RT 05/01, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi.

BEKASI - Pelaku MR alias Untung Daryono (19) diamankan Unit PPA Polres Metro Bekasi Kota saat hendak melarikan diri. Sebab, ia sudah bertindak keji dengan membunuh darah daging hasil hubungan gelapnya dengan AW (16) yang masih di bawah umur.

Hal ini disebabkan karena pelaku merasa cemburu saat korban bersama seorang lelaki lain.

"Dia cemburu dan kesal. Terus perut AW yang sedang hamil 8 bulan ditendang hingga mengalami keguguran. Bukan hanya itu, pelaku juga memukul korban dengan helm," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Dedy Supriadi, Kamis (22/12/16).

Dedy menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada (19/12/16) di Jalan Caman Raya, RT 05/01, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Saat itu, pelaku berniat mendatangi rumah korban dan ternyata di perjalanan melihat korban sedang duduk dipinggir jalan dengan seorang laki-laki lain.

"Korban dipukul bertubi-tubu sampai terjatuh dipinggir jalan. Ketika bangun, pelaku kembali memukuli dan begitu seterusnya sampai perut, wajah, tangan, kaki dan tubuhnya memar berdarah," papar Dedi.

Selanjutnya, pagi harinya korban yang merasa kesakitan dibawa keluarganya ke Rumah Sakit Umum Daerah(RSDU) Kota Bekasi.

Sementara, atas penganiyaayan tersebut, pelaku dilaporkan ke Kantor Polres Metro Bekasi Kota.

"Atas perbuatan itu pelaku kami kenakan pasal 347 undang-undang no 35 tentang kekerasan terhadap anak dan menghilangkan jiwa orang lain dengan ancaman penjara selama 15 tahun kurungan," pungkasnya.







Bekasi > Laporan Utama

Target Rp1 Miliar

Senin, 19 Desember 2016 15:54 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Ika Defianti

Kepala Kantor Damkar Kota Bekasi, Tedi Hafni di kantornya, Bekasi, Senin (19/12/2016).
Kepala Kantor Damkar Kota Bekasi, Tedi Hafni di kantornya, Bekasi, Senin (19/12/2016).

Share this





Ketua Damkar Kota Bekasi Tedi Hafni sebut tahun 2017 PAD dapat diserap hingga Rp1 miliar.

Bekasi - Untuk tahun investasi dan ekonomi 2017 nanti, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi menargetkan dapat menyerap Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp 1 Milyar. Sebab, Damkar Kota Bekasi sebelumnya mampu menyumbang PAD senilai Rp 947 juta.

"Kami berhasil melakukan penyerapan PAD tahun ini mencapai Rp 947 juta. Itu sudah capai 99 persen dari target kita," ujar Kepala Kantor Damkar Kota Bekasi, Tedi Hafni Tresnadi kepada infonitas.com, di kantornya Senin (19/12/16).

Penyerapan PAD Damkar, kata dia, didominasi pendapatan pemeriksaan atas alat pemadam kebakaran yang dilakukan di gedung-gedung dan tempat publik secara berkala.

"Apalagi nanti di tahun 2017 akan penambahan aparatur. Pos Damkar di dua kecamatan serta penambahan 6 unit kendaraan dengan 1 kapasitas kendaraan komando dan 5 kendaraan pemadam berkapasitas 3000 liter. Sehingga target Rp1 milliar tidak akan mustahil untuk didapatkan," jelas Tedi.







Bekasi > Laporan Utama

Gara-gara Rp 2 Ribu Hampir Berurusan dengan Polisi

Jumat, 09 Desember 2016 20:30 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Wahyu Muntinanto

Pelaku RP diamankan Bhabinkamtibnas Kelurahan Jatimekar.
Pelaku RP diamankan Bhabinkamtibnas Kelurahan Jatimekar.

Share this





Seorang pemuda nekat memalak siswa SMP Negeri 34, Kota Bekasi. Paksaan berujung laporan siswa sebagai korban.

Bekasi - Pengamen jalanan asal Pekayon diamankan polisi karena aksi nekatnya memeras seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 34 Kota Bekasi yang berlokasi di Jalan Kelurahan Jatimekar. Kejadian tersebut bermula saat salah satu siswa di dekati oleh pelaku berinisial RP (21) dan meminta uang Rp 2 ribu dengan paksa.

Merasa ketakutan siswa yang didekati RP langsung berlari ke dalam sekolah dan mengadukannya kepada gurunya. RP saat itu juga langsung diamankan dan dilaporkan kepada petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatimekar Aiptu Bonin Suhanda yang sedang bertugas di dekat lokasi.

"Saat dimintai keterangan kepada pelaku, ditemukannya belati atau sangkur dan vernikel di tasnya. Niat ingin memeras pelaku itu gagal lantaran langsung diamankan oleh pihak keamanan sekolah," ujar Aiptu Bonin Suhanda di Bekasi, Jumat (09/12/16).

Selanjutnya, ia menambahkan persoalan ini tidak dilanjutkan ke proses kepolisian tetapi lebih pemanggilan orang tua pelaku dan pembuatan surat pernyataan untuk efek jera. 

"Ini sudah berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak sekolah dan orang tua pelaku. Surat pernyataan ini agak tidak adanya aksi balas dendam serta pemberian efek jera pada pelaku," papar Bonin Suhanda.







Bekasi > Laporan Utama

Pedestarian di Bekasi, Semakin Asri

Kamis, 08 Desember 2016 13:06 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Oktaviani

Pedestarian  di Jalan Ahmad Yani, depan Bekasi Cyber Park
Pedestarian di Jalan Ahmad Yani, depan Bekasi Cyber Park

Share this





Keberadaan taman kota di pinggir jalan membuat Kota Bekasi semakin terlihat rapi.

Bekasi - Salah satu sarana pedestrian jalan khusus pejalan kaki di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Bekasi Cyber Park (BCP), Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi disambut senang oleh para pejalan kaki. Area ini dilengkapi dengan fasilitas beberapa kursi taman dan tempat sampah. 

Menurut salah satu pengguna sarana pedestrian, Muhammad Rizky (23) sepanjang sarana pedestrian terlihat bagus, nyaman dan bersih. Kota Bekasi menjadi terlihat rapi dan tidak semrawut seperti biasanya.

"Dulu di sini banyak penjual asongan, tidak ada tempat duduk yang nyaman hanya pinggiran pagar digunakan untuk menunggu angkutan. Sekarang terlihat rapi, apalagi terdapat penerangan juga,"kata Muhammad kepada Infonitas.com di Jalan Ahmad Yani, Rabu (07/12/16).

Senada dengan pernyataan tersebut, Sulastri (25) warga asal Kranji, Bekasi Barat mengiyakan jalur khusus pejalan kaki terlihat rapi dan bersih.

"Terasa nyaman,disediakan bangku-bangku juga. Jadi seperti saya yang pengguna angkutan umum lebih nyaman ada tempat duduk,"ujar Sulastri.

Ia berharap dengan adanya perbaikan pedestrian ini semoga tetap terjaga tanpa ada pedagang asongan atau sebagai pangkalan ojek.

"Kalau sore enggak terasa panas. Mungkin siang hari masih terlihat gersang karena tidak terdapat penutup tempat neduh hanya bangku. Terpenting kita sebagai pengguna dapat jaga saja,"pungkasnya.







Bekasi > Laporan Utama

Ini Sisa Logistik Aksi Damai 212 di Kota Bekasi

Jumat, 02 Desember 2016 18:04 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Purwanto

Ketua LBH ICMI  Abdul Halim, Kota Bekasi sedang mengecek sisa logistik yang ada di posko Sekretariat ICMI, Islamic Center Kota Bekasi.
Ketua LBH ICMI Abdul Halim, Kota Bekasi sedang mengecek sisa logistik yang ada di posko Sekretariat ICMI, Islamic Center Kota Bekasi.

Share this





Ratusan dus air mineral yang tersisa akan dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan lain.

BEKASI - Posko Aksi Bela Islam Jilid III yang berada di Ruang Sekretariat Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Bekasi dipenuhi ratusan dus air mineral. Abdul Halim, Ketua LBH ICMI, Kota Bekasi menjelaskan, beberapa logistik telah disalurkan mulai tadi malam hingga keberangkatan peserta dari Islamic Center, jalan Ahmad Yani nomor 22, Margajaya, Bekasi Selatan.

Ia menjelaskan logistik tersebut berupa nasi bungkus, roti, air mineral, soft drink, handuk kecil, susu kotak, dan makanan ringan lainnya.Beberapa di antaranya, sudah diberikan kepada pendemo.

"Logistik yang tersisa hanya 100 dus air mineral di ruangan posko. Rencananya nanti akan digunakan untuk kegiatan aksi dan juga kegiatan keagamaan yang lainnya," tutur Abdul, kepada infonitas.com saat ditemui di ruang posko, Islamic Center Kota Bekasi, Jumat (2/12/2016).

Terpisah, Hans Muthahar, koordinator kesatuan ICMI Kota Bekasi saat dihubungi infonitas.com, menjelaskan, peserta aksi bela Islam jilid III sudah kembali menuju Bekasi dari lokasi aksi, Monas, Jakarta Pusat. Pendemo, kata dia, menumpangi kendaraan pribadi, KRL, sepeda motor, dan enam bus.

"Jamaah sudah mulai berangkat pulang. Setiba di Islamic center mereka akan langsung pulang ke masing-masing daerah dan tidak ada penyambutan khusus untuk mereka,"pungkas Hans.







Bekasi > Laporan Utama

LKP Gelar Kompetensi Rias Pengantin Sunda Bersertifikat

Selasa, 29 November 2016 19:57 WIB
Editor : | Reporter : Purwanto

Ketua LPK Shabrina, Ety Pratiwi sedang berikan sambutan kepada para peserta ujian kompetensi rias pengantin sunda putri, di Ballroom Wulan Sari, jalan kemakmuran, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (29/11).
Ketua LPK Shabrina, Ety Pratiwi sedang berikan sambutan kepada para peserta ujian kompetensi rias pengantin sunda putri, di Ballroom Wulan Sari, jalan kemakmuran, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (29/11).

Share this





Beragam teknik rias dihadirkan dalam beberapa praktik rias pengantin Sunda.

BEKASI - Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Shabrina melakukan uji kompetensi rias pengantin Sunda putri di ballroom Wulan Sari, Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (29/11/2016). Kegiatan yang bekerjasama dengan Tempat Uji Kompetensi (TUK) Trias, Kota Bekasi dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi ini, berguna untuk lebih memahami dan mengerti tentang Tata Rias Pengantin Sunda Putri.

Ketua LPK Shabrina, Ety Pratiwi mengatakan, sebanyak 30 peserta yang mengikuti kompetensi, mengikuti ujian teori (tertulis). Selain itu, juga terdapat praktik meronce dan praktik tata rias pengantin terhadap model. Dan karena didalam wilayah Jawa Barat, oleh sebab itu, pihaknya mengambil tema tentang tata rias pengantin Sunda putri.

"Peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat dan mendapatkan kemudahan untuk membuka usaha tata rias pengantin, baik di dalam mau pun di luar negeri,"tutur Ety Pratiwi, Ketua LPK Shabrina di lokasi acara kompetensi rias, Bekasi.

Lebih lanjut, Ety menjelaskan, ujian kompetensi ini bukan seperti dahulu kala yang bernamakan ujian negara dengan skala nasional saja. Para penguji yang hadir saat ini merupakan mantan sekretaris Bank Swasta yang merupakan penguji dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Pusat.

"Dengan ujian ini, peserta tahu tentang pakem-pakem yang benar dalam merias pengantin. Ini juga sebagai upaya kita untuk melestarikan kebudayaan, karena kalau bukan kita, siapa lagi (yang melestarikan budaya)," pungkasnya.







Bekasi > Laporan Utama

Rute Baru Bekasi, Dirut Transjakarta Resmikan Halte

Jumat, 18 November 2016 11:33 WIB
Editor : Dany Putra | Sumber : DBS

Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono. (IST)
Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono. (IST)

Share this





Rute baru Transjakarta untuk Kota Bekasi langsung meniti pada dua rute yang dapat menguntungkan warga. Jam operasi dari pagi hingga pukul 22.00 WIB.

BEKASI – Bagi warga Bekasi, kini jangan berkecil hati lagi. Sebab, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah membuka dua rute baru, yaitu Summarecon Bekasi-Hotel Indonesia (HI) dan Bekasi-Tanjung Priuk. Masih dengan tarif Rp3.500, rute tersebut siap melayani dari pukul 05.00-22.00 WIB.

"Bekasi merupakan kota yang berdekatan dengan Jakarta. Banyak warga Bekasi yang bekerja di Jakarta," ujar Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono, saat peresmian halte Transjakarta di Summarecon Bekasi, seperti dilansir laman Beritasatu.com, Rabu (16/11).

Bekasi, kata dia, hampir 60 persen warganya bekerja di Jakarta, dari total penduduk 2,4 juta jiwa atau sekitar 1,4 juta jiwa. Maka dari itu, menurutnya diperlukan moda transportasi yang mudah, murah dan nyaman.

"Kemacetan setiap pagi dan sore di Kota Bekasi membuat Pemprov DKI ingin mendukung penyelesaian kemacetan di Bekasi. Makanya kami masuk ke Kota Bekasi," ungkap Budi.

Demi memaksimalkan pelayanan penumpang, ke depannya, ia mengatakan pengoperasian bus Transjakarta di Kota Bekasi hingga pukul 24.00 WIB.

"Bagi pekerja yang tutup toko jam 22.00 WIB, bisa pulang ke Bekasi dengan transjakarta,"pungkasnya.

Penambahan rute Transjakarta merupakan bagian dari operasi yang sudah bergulir i sejak (24/11/2016)lalu. Beberapa rute yang sudah beroperasi di antaranya adalah Tol Bekasi Barat-HI, Tol Bekasi Barat-Tanjungpriuk, Tol Bekasi Timur-Grogol.







Bekasi > Laporan Utama

Ini Cara Polsek Bekasi Selatan Antisipasi Bahaya Narkoba

Senin, 14 November 2016 19:30 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Purwanto

Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan, Iptu Puji Astuti, sedang menyampaikan materi didepan siswa-siswi SMP dan SMA Unity School
Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan, Iptu Puji Astuti, sedang menyampaikan materi didepan siswa-siswi SMP dan SMA Unity School

Share this





Penyuluhan bahaya narkoba menjadi perhatianKanit Binmas Polsek Bekasi Selatan.

BEKASI - Antisipasi penyalahan Narkoba sejak dini, Polsek Bekasi Selatan sambangi Unity School, Senin (14/11/2016). Penyuluhan Bahaya Narkoba oleh Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan ini berlangsung di Aula Sekolah Unity School, Jalan Grand Galaxi City, RW 19 Kelurahan Jakasetia.

Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan, Iptu Puji Astuti, menjelaskan, penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar, melihat di kalangan mereka banyak melakukan tindak kriminal dan menyalahgunaan narkoba. Menurutnya ada beberapa faktor di usia pelajar yang membuat mereka mudah terpengaruh, di antaranya, faktor pergaulan, iman yang rendah, kurangnya pengawasan dari orangtua, dan juga pengetahuan mengenai bahaya narkoba.

"Edukasi ke siswa tentang pengetahuan masalah bahaya penyalahgunaan narkoba serta upaya pihak kepolisian. Ini  dalam rangka  pencegahan sejak dini para remaja terkena pengaruh penggunaan narkoba," tutur Iptu Puji, saat di hubungi Infonitas.com via telpon, Bekasi, Senin (14/11/2016).

Lebih lanjut, Iptu Puji menjelaskan, penyuluhan yang dihadiri 175 siswa-siswi SMP dan SMA Unity School ini, telah menjadi program rutin Polsek Bekasi Selatan yang dilakukan sepekan sekali, dan akan diadakan disekolah yang berada diwilayah hukum Polsek Bekasi Selatan.

"Ini memang menjadi program rutin, setiap satu minggu sekali. Selain sosialisasi narkoba, kami juga menyisipkan materi budaya tertib berlalulintas, dan kenakalan remaja yang salah satunya tawuran," pungkas Iptu Puji.







Bekasi > Laporan Utama

Komunitas Keluarga Film Maker Muslim Bekasi Gelar Road Show

Minggu, 06 November 2016 18:32 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Purwanto

Band Muezza sedang tampil di depan peserta.
Band Muezza sedang tampil di depan peserta.

Share this





Berbagai informasi mengenai film dihadirkan.

BEKASI - Komunitas Keluarga Film Maker Muslim Bekasi menggelar Road Show Cinta Dalam Ukhuwah di Aula H Nonin Sonthanie, kantor Walikota Bekasi, Minggu (6/11/2016). Acara ini dimeriahkan dengan kegiatan pemutaran film muslim, penampilan band asal bandung, serta tausiyah ustadz Abdul Kaafi.

 

Ketua Panitia Road Show Fachrur Razy, menjelaskan acara tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman seputar perfilman yang ada di Indonesia saat ini

"Niat pertama kami ingin menambah silahturahmi, antara satu muslim dengan muslim yang lain, Karena banyak manfaat dengan banyak tema," tutur Fahrur kepada infonitas.com Minggu, (6/11/2016).

Fahrur juga mengatakan melalui bedah film, baginya masyarakat mampu mengurangi tontonan yang tidak bagus.

"Kami pun memberikan contoh film layak tonton untuk diri pribadi dan juga generasi yang akan datang. Kami juga akan lakukan road show ke luar daerah lainnya dalam waktu dekat ini," tambahnya.

Road show tersebut  dihadiri 150 peserta dari Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok, Medan, dan Sukabumi