2.497 Personel Gabungan Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Bekasi
Bekasi > Laporan Utama

2.497 Personel Gabungan Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Bekasi

Kamis, 22 Desember 2016 20:08 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Ika Defianti

Apel bersama Operasi Lilin 2016, yang digelar Polresta Bekasi.
Apel bersama Operasi Lilin 2016, yang digelar Polresta Bekasi.

Share this





Polisi akan menjaga rumah ibadah saat malam Natal dan menjaga tempat wisata saat perayaan tahun baru.

BEKASI – Sebanyak 2.497 personil gabungan dari  TNI, Polri, dan instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan dikerahkan untuk menjaga perayaan Natal dan tahun baru.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Umar Surya Fana mengatakan, petugas akan berjaga selama 24 jam penuh jelang perayaan Natal dan tahun baru.

"Jadi terdapat dua model penjagaan yaitu saat perayaan Natal saat tanggal 25-26 Desember di tempat pelaksanaan tempat ibadah. Dan jalur akhir tahun untuk semua jalur dan tempat-tempat wisata," ujar kepada para awak media di Bekasi, Kamis (22/12/16).

Dia melanjutkan, dalam pengamanan Natal dan tahun baru pihakny ajuga akan berkoordinasi dengan tim Gegana Polda Metro Jaya.  "Dalam perayaan Natal terdapat 9 gereja besar dari 234 gereja di Kota Bekasi. Untuk gerakan skala besar akan dilakukan saat patroli di malam hari dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat," paparnya.

Tak hanya itu, polisi juga akan menempatkan sejumlah personil kepolisian untuk berjaga-jaga di tempat ibadah. "Kita juga membuat 9 pospam di seluruh Polres Bekasi Kota dan Posko Utama di depan Mega Bekasi. Bahkan nanti kita juga memberikan sosialisasi kepada para jamaah sebelum pelaksanaan peribadatan," jelas Umar.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu berharap dalam perayaan Natal dan tahun Bbaru di Kota Bekasi dapat berjalan dengan kondusif. "Dengan adanya Opersi Lilin 2016 ini menjadikan kedamaian di Kota Bekasi. Jadi kita tidak perlu takut kepada orang-orang yang akan memecah belah NKRI," tegasnya. 





Bekasi > Laporan Utama

Tiga Pilar Bekasi Utara Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

Jumat, 09 Desember 2016 14:22 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Farid Hidayat

Tiga Pilar Bekasi Utara melakukan pertemuan guna membahas pengamanan Natal dan tahun baru.
Tiga Pilar Bekasi Utara melakukan pertemuan guna membahas pengamanan Natal dan tahun baru.

Share this





Polsek Bekasi Utara akan menempatkan anggota di sejumlah rumah ibadah untuk menjaga kegiatan rangkaian perayaan Natal hingga tahun baru.

BEKASI – Tiga pilar bersama pengurus dan pendeta se-Kecamatan Bekasi Utara melakukan pertemuan untuk membahas pengamanan jelang perayaan Natal dan tahun baru 2017.

Kapolsek Bekasi Utara kompol Kiswan mengatakan, untuk menjaga kondusifitas jelang Natal dan tahun baru setiap tahun polisi rutin menggelar Operasi Lilin. Menurutnya, Operasi Lilin 2016 akan mengamankan jalannya perayaan Natal dan tahun baru. Baik di tempat ibadah maupun di lingkungan masyarakat.

Polsek Bekasi Utara juga akan menempatkan anggota di sejumlah rumah ibadah untuk menjaga kegiatan rangkaian perayaan Natal hingga tahun baru.

"Untuk wilayah Bekasi Utara terdapat 31 tempat ibadah yang melaksanakan kegiatan perayaan Natal dan tahun baru. Kita juga akan buat posko Operasi Lilin di beberapa tempat yang di antaranya di Perum Wisma asri dan Mangseng," ucapnya di Polsek Bekasi Utara kepada infonitas.com, Jumat (09/12/16).

Sementara itu Camat Bekasi Utara Lukman Hakim mengatakan, tiga pilar akan selalu melakukan komunikasi dan persiapan untuk menyambut perayaan Natal dan tahun baru. "Untuk itu saya mengajak untuk sama-sama silahturahmi dengan lingkungan sekitar tempat ibadah dan jaga hubungan baik. Agar mereka tidak merasa terganggu dengan kegiatan ibadah saat peryaan Natal nanti," ucapnya.





Bekasi > Laporan Utama

Polresta Bekasi Kota Siapkan Aplikasi Pelaporan Warga

Jumat, 16 September 2016 09:42 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Purwanto

Ruang IT Polresta Bekasi Kota
Ruang IT Polresta Bekasi Kota

Share this





Polresta Bekasi Kota siapkan aplikasi untuk sarana pelaporan warga. Upaya meningkatkan pelayanan masyarakat.

BEKASI – Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Polresta Bekasi Kota menyiapkan aplikasi untuk pelaporan warga. Aplikasi tersebut diperkirakan akan diluncurkan pada Nopember 2016. Program pelayanan berbasis teknologi ini merupakan gagasan Polda Metro Jaya. 

Kapolresta Bekasi Kota Kombes Umar Surya Fana mengaku telah menyiapkan hardware, ruangan IT beserta 4 komputer demi mewujudkan rencana tersebut. “Saat ini masih ada perancangan software yang dilakukan di Polda Metro Jaya,” tuturnya, Kamis (15/9/2016).

Ia menambahkan, setelah aplikasi itu kelar, semua masyarakat, termasuk wartawan, bisa menjadi pelapor. Namun sebelumnya, pelapor terdata di aplikasi tersebut. “Seperti saya, rumah saya di Tanggerang, saat tombol button itu dipencet nama saya akan muncul di Polres sana,” ujarnya. 





Bekasi > Laporan Utama

Polresta Bekasi Siap Amankan Sepak Bola PON di GOR Bekasi

Minggu, 04 September 2016 13:15 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Purwanto

Kepala Polresta Bekasi Kota Kombes Umar Surya Fana
Kepala Polresta Bekasi Kota Kombes Umar Surya Fana

Share this





Untuk mengamankan pertandingan sepakbola PON XIX di GOR Bekasi, Polresta Bekasi menurunkan 600 sampai 1.200 personel.

BEKASI – Polresta Bekasi siap mengamankan jalannya pertandingan sepak bola di ajang PON XIX yang akan digelar di Kota Bekasi. Untuk itu, sekitar 600 sampai 1.200 polisi akan diturunkan.

Hal itu diungkapkan Kepala Polresta Bekasi Kota Kombes Umar Surya Fana. Ia menjelaskan, pola pengamanan 70 persen terbuka dengan petugas berseragam lengkap, dan 30 peren pola tertutup yang menurunkan aparat kepolisian tanpa seragam dan akan berbaur dengan penonton.

Ia menambahkan, selain mengamankan di arena pertandingan, aparat kepolisian juga akan mengamankan arus lalu lintas di jalan raya. “GOR Kota Bekasi terletak tak jauh dari pintu tol Bekasi Barat dan pemukiman warga sehingga tidak tertutup kemungkinan terjadi kemacetan sehingga lalu lintas perlu diatur,” ujarnya kepada infonitas.com, Sabtu (3/7/2016)





Bekasi > Laporan Utama

Lagi, Guru Ngaji Jadi Tersangka Kasus Pencabulan

Selasa, 15 Maret 2016 13:26 WIB
Editor : Fauzi | Reporter :

Tersanga Soleh.
Tersanga Soleh.

Share this





Polisi menjerat ustad tersangka kasus pencabulan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara 15 tahun.

BEKASI – Ironis, guru ngaji bernama Soleh (39) tega mencabuli MAB (9), muridnya sendiri di TPA Al-Hidayah Harapan Jaya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Kasubbag Humas Polresta Bekasi Iptu Puji Astuti menerangkan, ustad cabul yang diketahui tinggal di Kampung Bulak Macan Permai, Jalan Pulau Intan Raya B/47, RT 007 RW13, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, melakukan pencabulan terhadap MAB, Senin (14/3/2016) kemarin.

Puji menuturkan, kejadian bermula saat pelaku MS meminta korban MAB membeli air mineral di warung tak jauh dari Mushola tempat ia mengaji. Setelah korban kembali ke ruang kelas, pelaku yang melihat situasi sepi lantas menyuruh korban duduk diatas pangkuannya.

"Setelah pelaku memangku, lantas ia menanyakan apakah korban masih sering mengompol atau tidak. Pertanyaan diajukan seraya memegang kemaluan korbannya," ujarnya, Selasa (15/3/2016).

Setelah puas melampiaskan nafsunya, kemudian pelaku menyuruh korban pulang dan diminta diam sambil memberikan uang Rp500. Sesampainya di rumah korban pun menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya.

Mendengar cerita tersebut, ibu korban yang tengah marah pun mendatangi pelaku dan menanyakan kejadian tersebut.

“Pelaku pun mengakui perbuatannya, dan ibu korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian,” tandasnya.

Ditambahkan olehnya, akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan Ancaman 15 tahun kurungan penjara.





Bekasi > Laporan Utama

HUT Kota Bekasi ke-19, Pelayanan Wajib Ditingkatkan

Selasa, 08 Maret 2016 20:52 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Wahyu

Ahmad Syaikhu.
Ahmad Syaikhu.

Share this





Pelayanan kependudukan diharapkan meningkat pada HUT Kota Bekasi kali ini, bukan hanya slogan saat HUT semata.

BEKASI - Menyambut hari ulang tahun ke-19 Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu meminta agar momentum tersebut dipergunakan oleh seluruh aparatur yang ada dilingkungan Pemkot Bekasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pola fikir para aparatur daerah tersebut haruslah berubah seiring bertambahnya usia Kota Bekasi yang menginjak 19 tahun. Peningkatan pelayanan dikatakannya sudah disiapkan melalui kemudahan-kemudahan pelayanan perizinan usaha, hingga administrasi kependudukan yang akan dilakukan warga Bekasi.

"Seharusnya momentum HUT ini dapat menjadikan pelayan kepada masyarakat menjadi meningkat dibanding tahun sebelumnya," katanya, Selasa (8/3/2016).

Lanjutnya, peningkatan pelayanan telah diwujudkan melalui konsep Smart City yang diwujudkan dengan pendirian Patriot Operation Center (POC). Diharapkan melalui konsep tersebut semua kebutuhan masyarakat dapat direspon cepat.

“Selain itu, saya juga berharap Kota Bekasi dapat mewujudkan transportasi masal yang terintegrasi dengan KRL maupun busway, yakni dengan aemovel atau kereta angin yang tengah diusung Pemkot Bekasi,” tutupnya.





Bekasi > Laporan Utama

Pemkot Ajak Warga Meriahkan HUT Kota Bekasi

Rabu, 02 Maret 2016 15:47 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Bayu Erlangga

Pawai Budaya HUT Kota Bekasi pada tahun lalu.
Pawai Budaya HUT Kota Bekasi pada tahun lalu.

Share this





Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu mengajak seluruh warga untuk memeriahkan HUT Kota Bekasi.

BEKASI – Hari ulang tahun Kota Bekasi jatuh pada 10 Maret. Pemerintah Kota Bekasi mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan acara hari ulang tahun (HUT) ke-19 Kota Bekasi. Hal tersebut disampaikan langsung Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.

Ia mengatakan semua unsur tidak kecuali aparatur di kecamatan maupun kelurahan, dapat bersama-sama masyarakat meramaikan HUT Kota Bekasi. “Kami sudah mengeluarkan Surat Edaran kepada lurah, camat hingga pelaku usaha untuk memasang atribut perayaan HUT Kota Bekasi,” ujarnya Rabu (2/3/2016)

Syaikhu mengakui masih ada yang belum melaksanakan himbauan surat edaran tersebut. Ia menambahkan, untuk menyemarakkan hari ulang tahun Kota Bekasi, tak hanya diperlukan umbul-umbul. “Lurah, camat dan seluruh SKPD diminta untuk mengecat kanstin jalan,” tuturnya. 





Bekasi > Laporan Utama

Tol Cikunir 2 Bisa Dilalui Kembali

Senin, 15 Februari 2016 14:45 WIB
Editor : Fauzi | Reporter :

Kondisi kanopi pintu Tol Cikunir 2 yang roboh.
Kondisi kanopi pintu Tol Cikunir 2 yang roboh.

Share this





Meski masih dalam proses perbaikan, Tol Cikunir 2 sudah bisa dilalui oleh kendaraan. Tinggal 5 gerbang tol yang masih ditutup.

BEKASI - Pasca robohnya kanopi pintu Tol Cikunir 2 pada Minggu (14/2) kemarin, sebagian pintu Tol Cikunir 2 sudah dapat dilalui oleh kendaraan. Dari 15 pintu tol yang ada, 10 diantaranya sudah dapat digunakan. Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polresta Bekasi Kompol Bayu Pratama.

Bayu menuturkan, saat ini proses perbaikan terus dilakukan pihak pengelola Tol Cikunir 2. Terdapat 5 gerbang tol yang tengah diperbaiki. Menurutnya, meski masih terjadi antrian hingga saat ini, namun tidak separah kemarin.

"Dari 15 pintu yang tersedia, sudah ada 10 pintu tol yang sudah dibuka. Kemacetan masih terjadi namun tidak separah hari kemarin yang antriannya mencapai puluhan kilometer," jelasnya, Senin (15/2/2016).

Menurutnya penyebab utama dari robohnya kanopi pintu tol Cikunir 2 tersebut ialah akibat kondisi cuaca yang terjadi. Karena memang pada hari minggu kemarin hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kota Bekasi.

Untuk mengurai kepadatan di ruas jalan tol, petugas melakukan pengalihan arus yang mengarah ke tol JORR dialihkan menuju Halim. Pihaknya pun sudah melakukan sosialisasi terkait kondisi terkini serta pengalihan arus, sebagai upaya mengurai kemacetan akibat robohnya gerbang tol.

“Kami pun telah menyiagakan petugas di lapangan guna melakukan pengalihan arus,” tutupnya.

Untuk diketahui, kanopi gerbang Tol Cikunir 2 yang mengarah ke tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) roboh pada minggu (14/2/2016) kemarin. Insiden terjadi sekitar pukul 14.20 WIB akibat hujan lebat disertai angin kencang.





Bekasi > Laporan Utama

Pemkot Bekasi Siap Bantu Eks Gafatar

Kamis, 11 Februari 2016 16:45 WIB
Editor : Admin | Reporter : M Nashrudin Albaany

Muspida Kota Bekasi bertemu eks Gafatar.
Muspida Kota Bekasi bertemu eks Gafatar.

Share this





Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu mengatakan Pemkot Bekasi akan membantu setiap permasalahan yang dihadapi mantan anggota Gafatar.

BEKASI -- Pemerintah Kota Bekasi berjanji membantu setiap permasalahan yang dihadapi mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara guna melanjutkan kehidupannya di tengah masyarakat. Mereka juga akan diberikan jaminan keamanan. Demikian diungkapkan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.

Ia mengatakan pihaknya bersama Forum Pimpinan Daerah Kota Bekasi siap membantu masalah yang dihadapi eks anggota Gafatar. Perlindungan itu perlu dilakukan karena tak menutup kemungkinan masyarakat enggan menerima kembali mantan pengikut Gafatar.

"Masa depan harus ditatap dengan semangat. Jangan diisi dengan kekhawatiran dan rasa putus asa hingga akhirnya memilih mengasingkan diri. Masyarakat pun tidak boleh mengasingkan atau menolak mereka," ujar kader PKS tersebut, Kamis (11/2/2016).

Syaikhu mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bekasi untuk memberikan perlindungan kepada eks Gafatar. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Pendidikan.

“Disnaker akan memberikan bantuan perihal penyediaan lapangan kerja bagi eks Gafatar sesuai bidang serta keahliannya masing-masing. Sedangkan Dinas Pendidikan menjamin kelanjutan pendidikan anak-anak usia sekolah dari eks Gafatar,” jelasnya.





Bekasi > Laporan Utama

Polresta Bekasi Kota Kerjasama PT Jasa Raharja

Jumat, 05 Februari 2016 14:17 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Wahyu

Penandatanganan MoU penanganan korban kecelakaan lalu lintas
Penandatanganan MoU penanganan korban kecelakaan lalu lintas

Share this





Polresta Bekasi, PT Jasa Raharja, Pemerintah Kota Bekasi, serta 14 rumah sakit kerjasama tangani korban kecelakaan lalu lintas.

BEKASI - Untuk menangani korban kecelakaan lalu lintas secara cepat, Polresta Bekasi Kota menjalin kerjasama dengan PT. Jasa Raharja Cabang Jawa Barat, Pemerintah Kota Bekasi, serta 14 Rumah Sakit di wilayah Kota Bekasi.

Demikian diungkapkan Kapolresta Bekasi Kota Kombes Herry Sumarji saat penandatangan nota kesepahaman penaganan korban kecelakaan lalu lintas, Jumat (5/2/2016). Ia menjelaskan kerjasama tersebut bertujuan untuk membantu penanganan pertama terhadap korban kecelakaan lalu lintas.

"Jika kedepan ada masyarakat menjadi korban kecelakaan akan segera ditangani di rumah sakit rujukan tanpa harus mengeluarkan biaya administrasi atau pengobatan," katanya, Jumat (5/1/2016). Sejauh ini, 32 rumah sakit ikut kerja sama tersebut. Antara lain RSUD Kota Bekasi, RS. Santosa, RS. Mekarsari, RS. Ananda, RS. Hermina, RS. Anna dan RS. Bella.

Deyla Indra, Kepala Jasa Raharja cabang Jawa Barat mengatakan bagi masyarakat yang menjadi korban dan dirawat di rumah sakit akan mendapat santunan Rp 10 juta. Untuk korban meninggal dunia mendapat Rp 25 juta.





Bekasi > Laporan Utama

Wakil Wali Kota Bekasi Bertemu eks Gafatar

Selasa, 02 Februari 2016 19:01 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Mantan pengikut gafatr di penampungan Asrama Haji
Mantan pengikut gafatr di penampungan Asrama Haji

Share this





Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu mengatakan pertemuan dengan eks Gafatar untuk membangun silaturahmi.

BEKASI -- Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu bersama unsur Musyawarah Pimpinan Daerah Kota Bekasibertemu dengan 21 warga eks Gabungan Fajar Nusantara (Gafatar) di Aula panti Sosial Bina Karya (PSBK) Kementerian Sosial di jalan Joyomartono, Bekasi Timur, Selasa (2/2/2016).

Syaikhu mengatakan pertemuan itu digelar untuk membangun silturahmi dengan eks pengikut Gafatar. "Selamat kembali kepada keluarga masing masing. Kita siap membantu apapun, asal ada keinginan dari diri sendiri ingin berubah menjadi lebih baik untuk keluarga serta lingkungan tempat tinggal," ujar Syaikhu di hadapan eks pengikut Gafatar, Selasa (2/2).

Sementara itu Kapolres Kota Bekasi Kombes Heri Sumarji mengatakan pihaknya bersama unsur terkait siap membantu para mantan anggota Gafatar untuk kembali ke masyarakat dengan damai tanpa ada permasalahan. "Kami jamin keamanan dari eks anggota Gafatar yang seusai ini kembali kekeluarga masing masing. Bila ada yang mengganggu laporkan kepada pihak terkait,” ujarnya.

Sebanyak 21 orang tersebut tiba di Kota Bekasi bersama ratusan mantan pengikut Gafatar, Senin (1/2/2016). Mereka adalah warga Kota Bekasi.  Mereka tinggal di lima kelurahan seperti Cimuning, Bintara, Jatikramat, Kalibaru, dan Mustikajaya. Seusai pertemuan, para eks Gafatar akan kembali ke keluarga masing-masing.