Bekasi > Kuliner

Menanti Upah Layak 2018

SPSI Kabupaten Kota Bekasi Minta UMK Bekasi Naik 10 Persen

Kamis, 02 November 2017 18:59 WIB
Editor : Fauzi | Sumber : DBS.

ilustrasi upah buruh.
ilustrasi upah buruh.
Foto : istimewa

Share this








SPSI Kabupaten Kota Bekasi meminta UMK Bekasi bisa naik 10 persen. Besaran angka inflasi dinilai bersifat politis dan tidak bisa dipercaya.

BEKASI – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Kota Bekasi, tetap meminta kenaikkan UMP Bekasi sebesar 10 persen. Padahal, PP No.78 Tahun 2015 tentang Pengupahan mengatur, kenaikkan UMK per tahun rata-rata tidak lebih dari 9 persen. namun, SPSI Kabupaten Kota Bekasi siap memperjuangkan hal ini.

Ketua SPS Kabupaten Kota Bekasi Abdullah mengatakan, hasil perhitungan angka inflasi nasional bersifat politis. Bahkan, ia juga tidak memercayai besaran nilai inflasi nasional yang hanya tiga persen. “Karena itu kita akan mengupayakan kenaikkan UMK tahun 2018 bisa sampai 10 persen,” ujarnya, Rabu (1/11).

Abdullah menambahkan, sebelum ditetapkan secara resmi, pihaknya bakal memperjuangkan kenaikkan UMK sebesar 10 persen. “Sesuai ketentuan, paling lambat besaran UMK diputuskan 40 hari sebelum 1 Januari 2018

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi Kosim mengatakan, pembahasan UMK tahun 2018 baru akan dilakukan pada pertengahan November 2017. Ia pun enggan berspekulasi, meski secara tersirat naik berdasarkan perhitungannya adalah UMK tahun 2017 ditambah dengan inflasi dan produk domestik bruto (PDB). Namun, apakah kenaikkan UMK Bekasi tahun 2018 sesuai keinginan SPSI Kabupaten Kota Bekasi, ia tidak mau berspekulasi . “Kalau sudah ada keputusannya, baru kita bicara,” singkat Kosim.