Bekasi > Kuliner

7 Kuliner Khas Bekasi yang Biasa Hadir Selama Lebaran

Kamis, 29 Juni 2017 14:30 WIB
Editor : Dany Putra | Sumber : DBS

Gabus Pucung salah satu kuliner khas Bekasi yang biasa hadir saat Lebaran.
Gabus Pucung salah satu kuliner khas Bekasi yang biasa hadir saat Lebaran.
Foto : istimewa

Share this








Beragam kuliner khas Bekasi ini sengaja disajikan untuk menyambut kedatangan sanak keluarga dan kerabat yang silaturahmi saat Lebaran.

BEKASI – Kota Bekasi memiliki kuliner yang tak kalah dengan kuliner khas kota-kota lain yang ada di Nusantara. Kuliner khas Kota Bekasi biasanya muncul di hari istimewa seperti Lebaran. Orang bekasi asli biasnya menyajikannya saat Idul Fitri dan selama libur Lebaran.

Beragam kuliner khas Bekasi ini sengaja disajikan untuk menyambut kedatangan sanak keluarga dan kerabat yang silaturahmi. Apa saja masakan khas Bekasi yang biasanya hadir di hari raya. Berikut daftar kuliner khas bekasi yang biasa muncul di hari Lebaran.

1. Sayur Gabus Pucung.

Sayur ini merupakan kuliner utama yang cuma enak kalau dinikmati di Bekasi dan sekitarnya. Hanya orang Bekasi tulen yang ngerti bikin sayur ini dengan racikan khas bumbunya, sehingga bikin sayur ini jadi nikmat tiada tara. Sayur ini terdiri dari ikan gabus yang dimasak sama kuah kluwek yang super sedap.

2. Sayur Asem Bekasi.

Sejatinya sayur asem juga ada di beberapa kota juga memiliki hidangan sayur asem. Namun, sayur asem Bekasi memiliki ciri khas tersendiri dengan kuah kuningnya yang medok dan pakai asemnya bisa sekilo cuma buat masak sepanci. Asem banget tapi seger abis.

3. Kue Akar Kelapa.

Banyaknya suku Betawi yang eksodus ke Bekasi membuat kota ini juga khas dengan kue kelapa yang juga dimiliki warga Betawi. Sering juga dibilang kue procot Bentuknya mirip akar kelapa, ya. Kue khas ini biasanya ada pas Lebaran. Kue akar kelapa dibuat dari tepung ketan, gula pasir, margarin, telur, dan air. Bisa juga ditambah wijen biar rasanya lebih enak.

4. Dodol Bekasi.

Apa yang bikin dodol Bekasi beda dengan dodol lainnya? Tak lain dan tak bukan, rasa santannya yang lebih kental. Jika pembuatan dodol di tempat lain pemakaian santan cuma 'syarat' saja, maka dodol bekasi santan menjadi bahan utama pembuatan dodol. Bahkan, pembuatannya sangat tradisional dengan menggunakan bahan bakar kayu.

5. Kue Dongkal.

Pembuatan kue ini sangat sederhan, hanya terbuat dari tepung beras yang digiling kasar, kelapa parut, gula merah, gula pasir, dan daun pandan. Campurkan tepung beras, kelapa parut, dan gula pasir. Masukkan ke dalam cetakan. Tambahkan gula merah yang sudah dicincang kasar. Beri daun pandan di atasnya. Kukus 20 menit, jadilah kue khas yang bias dilihat saat Lebaran.

6. Kue Jalabia alias Kue Cincin.

Kue cincin ini mirip dengan donat. Bahkan, ada orang bilang kue ini adalah donat-nya orang kampung. Hanya saja donat kampung tapi rasanya tak kalah dengan donat kota. Biasanya kue ini tersaji saat hajatan atau ada acara penting.

7. Kue Rangi.

Banyak yang nggak tahu kalau kue rangi itu sebenarnya kue asli Bekasi. Proses pembuatannya cepat dan rasanya pun lumayan enak. Kue rangi terdiri dari tepung sagu yang dicampur kelapa parut kasar, dan garam. Setelah diaduk jadi satu, dipanggang dalam keadaan kering. Tambahkan siraman gula merah yang diencerkan dengan sagu sehingga menghasilkan saus gula kental.