Bekasi > Komunitas

Mandaya Nusantara, Peduli Pendidikan Anak Tidak Mampu

Jumat, 30 Juni 2017 19:00 WIB
Editor : Admin | Reporter : Leny Kurniawati

Komunitas Mandaya Nusantara
Komunitas Mandaya Nusantara
Foto : Ibnu Wibowo

Share this








Komunitas ini concern untuk membantu sesama yang membutuhkan, terutama di bidang sosial dan pendidikan.

Info Komunitas - Berangkat dari keinginan untuk menjadi komunitas persaudaraan sebagai manusia yang saling memberikan manfaat, komunitas Mandaya Nusantara didirikan beberapa waktu lalu. Sang ketua Agung mengatakan, Mandaya Nusantara menjunjung tinggi kepedulian, rasa hormat dan peduli terhadap masalah kemanusiaan dengan standar moral yang tinggi. Hal ini mampu menjadikan setiap anggotanya menjadi contoh untuk komunitas, keluarga dan orang lain.

“Komunitas ini bisa meningkatkan rasa kepedulian kepada sesama manusia, baik di dalam maupun di luar komunitas. Melakukan berbagai hal yang dapat berguna untuk orang lain dengan dasar kepedulian terhadap sesama manusia,” jelas Agung.

Agung melanjutkan, karenanya banyak anggota komunitas ini yang secara langsung dalam kegiatan sosial di tingkat nasional maupun daerah menjadi pelopor atau panitia. Selain itu, komunitas ini memberikan kebebasan dalam berpikir kepada setiap anggotanya, tanpa perlu mengajak percaya pada doktri atau dogma tertentu yang bisa berakibat negatif.

“Mandaya Nusantara juga memiliki kegiatan belajar-mengajar dengan metode fun learning bagi anak-anak. Kita juga sosialisasi ke masyarakat tentang kegiatan kami kepada warga, sekaligus pengecekan tensi atau tekanan darah gratis,” paparnya.

Ditambahkan olehnya, saat ini Mandaya Nusantara masih memberikan pendidikan tambahan secara gratis kepada anak-anak binaannya. Namun, kedepannya akan dikembangkan untuk masyarakat umum sekitar, termasuk belajar membaca dan mengajarkan keterampilan yang memiliki nilai jual.

“Saya berharap komunitas ini dapat mencerdaskan anak bangsa, menjadikan generasi baru yang memiliki daya pikir yang luas terhadap pengetahuan dan pemerintahan. Menjadi wadah bagi anak-anak kurang mampu yang ingin bersekolah lantaran keterbatasan biaya,” harapnya.