Bekasi > Komunitas

Kwobra 135 Bekasi, Wadah Pecinta Si Legend RX King

Rabu, 12 April 2017 14:30 WIB
Editor : | Reporter : Indah Mulyanti

Kwobra 135 Bekasi
Kwobra 135 Bekasi
Foto : Ibnu Wibowo

Share this








Siapa yang tidak kenal dengan motor pria legendaris, Yamaha RX King. Begitu populernya motor ini.

Info Komunitas - Siapa yang tidak kenal dengan motor pria legendaris, Yamaha RX King. Begitu populernya motor ini, banyak komunitas pemilik motor lansiran Negeri Sakura ini didirikan. Satu di antaranya Kwobra 135 Bekasi. 

Ketua Kwobra 135 Bekasi Tri Wisnu Wijanarko mengatakan, komunitas yang didirikan pada 22 Desember 2015 lalu ini diprakarsai oleh pecinta Yamaha RX King. Menurutnya, ‘motor laki’ ini memiliki penggemar setia dari berbagai lapisan masyarakat. Seiring berjalannya waktu, komunitas ini sudah memiliki 50 anggota. “Profesinya beragam, ada yang PNS, tenaga kontrak dan honorer di Pemkot Bekasi. Ada pula pegawai swasta, wiraswasta dan banyak lainnya,” jelas pria yang akrab disapa Wisnu ini.

Komunitas yang bermarkas di lapangan parkir, Kelurahan Bekasi Jaya ini, sambung Wisnu, melakukan kopdar alias kopi darat atau temu anggota empat kali sebulan. Menurutnya, banyak implementasi dan makna dari rutinnya pertemuan antar anggota. Mulai dari membahas masa depan komunitas ini, hingga beragam kegiatan sosial yang akan mereka lakukan.

“Tidak ketinggalan juga saling bertukar informasi, pengalaman dan pengetahuan seputar otomotif,” tandasnya. 
Menariknya lagi, meski RX King dikenal sebagai motor ‘berisik’, lantaran raungan suara knalpotnya. Namun, komunitas ini membuktikan mereka bisa bersinergi dengan lingkungan sekitar. Termasuk dengan rumah sakit yang berada di depan basecamp mereka.

Ditambahkan oleh Wisnu, Kwobra 135 Bekasi terbuka bagi setiap pemilik motor Yamaha RX King. Syaratnya, mengisi formulir keanggotaan, biodata berdasarkan KTP, memiliki SIM C, hingga mematuhi AD/ART dan tata tertib yang berlaku.
“Selain itu, juga memiliki jiwa positif terhadap sesama dan lingkungan, khususnya keluarga besar Kwobra 135. Kita juga memiliki iuran sebesar Rp 20 ribu per bulan. Itu digunakan kalau ada anggota yang sakit maupun kegiatan komunitas lainnya,” tuntas Wisnu.