Komunitas Sketsa, Gencar Lakukan Aksi Sosial
Bekasi > Komunitas

Komunitas Sketsa, Gencar Lakukan Aksi Sosial

Rabu, 21 Desember 2016 15:36 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Akb

Komunitas Sketsa
Komunitas Sketsa

Share this





Komunitas - Berdasarkan data dari Dinas Pembangunan dan Pemukiman Kota Bekasi, rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kota Bekasi mencapai 2.750 unit. Berbagai cara ditempuh Pemkot Bekasi untuk mengatasi persoalan ini. Pada 2016, program rutilahu mencapai 182 unit yang tersebar di tingkat kelurahan se-Kota Bekasi. “Pembangunan sebuah daerah tidak hanya tugas pemerintah saja. Butuh peran aktif semua pihak, masyarakat salah satunya,” kata Gogom, Humas Komunitas Solidaritas Kesejahteraan Sosial (Sketsa).

Komunitas Sketsa merupakan perkumpulan pemuda yang memiliki kepedulian pada masyarakat kurang mampu untuk merenovasi rutilahu di wilayah Bekasi. “Awalnya, salah satu dari kami melihat ada rumah tidak layak huni di wilayah Babelan, namun masih ditempati nenek beserta anak perempuan dan cucunya. Terlintas ide untuk membantu merenovasi rumah tersebut,” jelasnya. Hal inilah yang melatarbekangi komunitas ini berdiri. Komunitas Sketsa dideklarasikan pada 2013.

Gogom mengatakan aksi sosial yang dilakukan Komunitas Sketsa didanai oleh 25 anggota komunitas ini dan para donatur. “Biaya renovasi rumah kami kumpulkan dari ngamen, keuntungan warung, dan bantuan warga sekitarnya maupun donatur. Terkumpul sekitar Rp 15 juta. Kami pun mendapat bantuan dari kelurahan,” tuturnya.

Aksi sosial Komunitas Sketsa terus berlanjut. Rencananya, lanjut Gogom, pihaknya akan menggandeng Yayasan Baitul Rahman untuk mendirikan rumah singgah. “Rumah singgah ini diperuntukkan bagi anak-anak yang ingin belajar maupun mengasah bakat dan kemampuannya. Semoga menjadi wadah untuk mencetak generasai muda yang unggul dan kreatif.”

Selain itu, tambah Gogom, komunitas yang rutin menggelar pertemuan satu kali dalam dua pekan ini juga kerap menggelar diskusi sosial. “Kami tidak ingin hanya sekadar nongkrong saja, namun kami mengajak anak muda untuk tetap peduli terhadap masyarakat sekitarnya. Diskusi yang kami gelar membahas program-program kami selanjutnya. Kami pun kerap menyantuni anak yatim,” tutupnya.


Bekasi > Komunitas

Komunitas Pamor Chapter Bekasi, Wadah Pencinta Batu Akik Jenis Pandan

Rabu, 23 November 2016 13:42 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter :

Komunitas Pamor Chapter Bekasi
Komunitas Pamor Chapter Bekasi

Share this





Komunitas - Pamor (Pandan Modern) chapter Bekasi merupakan komunitas pecinta batu akik jenis pandan yang berdomisili di Kota Bekasi. Komunitas ini dideklarasikan Desember 2016. Menurut Abah Ikhwan, Ketua Pamor chapter Bekasi, batu akik jenis pandan merupakan salah satu batu akik yang berasal dari Bekasi. “Pamor terbentuk untuk merangkul dan menyatukan pecinta batu akik Nusantara, khususnya batu akik pandan,” katanya.

Abah mengakui saat ini tren batu akik sedang menurun. Keberadaan Komunitas Pamor Chapter Bekasi, lanjutnya, diharapkan dapat mengangkat kembali tren batu akik. “Kami ingin melestarikan dan mengembangkan batu akik Nusantara, khususnya batu akik jenis pandan ke dunia bisnis,” jelasnya. Pamor chapter Bekasi bermarkas di Pasar Modern Kota Harapan Indah.

Komunitas yang beranggotakan 800 member ini terbuka untuk umum dan tidak ada batasan umur. “Pecinta batu akik tidak hanya orang dewasa saja, anak-anak pun banyak yang menyukai batu akik. Ini terlihat dari member kami yang bergabung tidak hanya orangtua tapi anak SMP pun ada yang bergabung ke komunitas ini. Selain itu, member kami tidak hanya dari wilayah Bekasi saja, namun wilayah Jakarta pun ikut bergabung di Pamor chapter Bekasi,” tutur Abah.

Menurut Abah, komunitas ini kerap melakukan kopi darat (kopdar) dua kali dalam satu pekan. Kesempatan ini dimanfaatkan member untuk sharing mengenai batu akik. “Momen itu kami manfaatkan untuk memperlihatkan koleksi-koleksi batu akik yang dimiliki member, karena kemungkinan ada kolektor yang hadir untuk melihat batu akik yang unik,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Abah, Komunitas Pamor chapter Bekasi juga kerap menggelar bakti sosial, pameran hingga mengikuti kontes batu akik. Menurut Abah, Komunitas Pamor chapter Bekasi memiliki sebarek prestasi, seperti juara pertama kategori kelas unik pada Piala Wali Kota Bekasi dan juara tiga kategori kelas panda mini di daerah Tambun. “Untuk program ke depannya, kami akan mengadakan kegiatan donor darah. Semoga kegiatan tersebut bermanfaat untuk masyarakat Bekasi,” tutup Abah.


Bekasi > Komunitas

Honda Brio Club Indonesia, Keanggotaan Berlaku Seumur Hidup

Kamis, 20 Oktober 2016 13:47 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Leny Kurniawati

Honda Brio Club Indonesia
Honda Brio Club Indonesia

Share this





Komunitas - Honda Brio Club Indonesia (HBCI) merupakan komunitas bagi pecinta mobil Honda Brio. Menurut Sony Patandung, Ketua HBCI Chapter Bekasi, cikal bakal komunitas ini berawal dari salah satu Thread Kaskus yang dimanfaatkan pengguna Brio Gen-1 (CBU) pada tahun 2012. “Awalnya nama kami itu bukan HBCI tapi Brownies (Brio Owner Indonesia), namun sesuai dengan ketentuan IMI (Ikatan Motor Indonesia) kami harus menggunakan nama club, sehingga nama Brownies berganti ke HBCI,” tuturnya.

Member HBCI terus meningkat dari tahun ke tahun dari seluruh Indonesia. Pada 2014, untuk kali kedua HBCI kembali menggelar munas (musyawarah nasional). Momen tersebut dimanfaatkan seluruh member untuk mengganti kepengurusan sekaligus membentuk chapter-chapter HBCI seluruh Indonesia. HBCI Chapter Bekasi lahir pada 30 April 2014 dan saat ini member telah mencapai 150 orang.

Menurut Sony, keuntungan menjadi member HBCI diantaranya mendapatkan beragam potongan harga dari berbagai pihak, seperti diskon hingga 40 persen dari bengkel Honda di bilangan Jakarta, diskon sparte part dan aksesori di HBCI hingga diskon travelling dari sponsor HBCI.  “Sesama member pun bisa sharing mengenai masalah pada kendaraannya,” katanya.

Komunitas yang menekankan sistem kekeluargaan ini kerap menggelar kopdar (kopi darat) setiap bulannya di basecamp HBCI Chapter Bekasi di Upton Caffe, Ruko Niaga Grand Galaxy City, Bekasi Selatan. “Semoga komunitas ini dapat memperbanyak kegiatan-kegiatannya dan update di sosial media agar dikenal masyarakat dan dapat menggerakan mereka untuk mengikuti kegiatan positif kami,” tutur Sony.

Sony mengatakan syarat utama untuk bergabung di HBCI adalah memiliki mobil Honda Brio. Kemudian, mengisi formulir pendaftaran secara online melalui website Honda Brio Club Indonesia dan melengkapi data dengan menyertakan SIM dan STNK serta membayar uang registrasi sebesar Rp 100 ribu. “Keanggotaan kami berlaku seumur hidup. Meski sudah tidak bergabung lagi tidak diberhentikan, namun tetap menjadi bagian keluarga Honda Brio,” pungkasnya.


Bekasi > Komunitas

Komunitas Perkasa Funbike, Utamakan Safety Riding

Selasa, 20 September 2016 13:52 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Purwanto

Komunitas Perkasa Funbike
Komunitas Perkasa Funbike

Share this





Komunitas - Awal mula kemunculannya, sepeda berfungsi sebagai alat transportasi. Kini, sepeda juga berfungsi sebagai sarana olahraga ataupun hanya sekadar untuk bergaya. Pergeseran fungsi inilah yang membuat sepeda banyak digemari semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orangtua. “Warga perumahan Bekasi Timur banyak menghabiskan waktu luang dengan bersepeda,” tutur Dedi Kamran, warga Perumahan Bekasi Timur.

Inilah yang melatarbelakangi Komunitas Perkasa Funbike berdiri. Komunitas ini dideklarasikan Maret 2016. Menurut Dedi, komunitas yang saat ini memiliki anggota 20 orang ini merupakan wadah bagi penggemar sepeda di Perumahan Bekasi Timur, RW 19, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya. “Selain menyehatkan, kami berharap komunitas ini dapat menjalin persahabatan dan persaudaraan antar penggemar sepeda, khususnya masyarakat perumahan Bekasi Timur.”

Seperti komunitas lainnya, Komunitas Perkasa Funbike menggelar pertemuan setiap akhir pekan. Pertemuan ini dibalut dengan kegiatan bersepeda santai bersama. “Walaupun hanya bersepeda santai, kami mengharuskan anggota kami memperhatikan safety riding. Seperti, helm. Mereka juga harus mentaati peraturan lalu lintas, karena keselamatan berkendara itu yang utama,” selaku penanggung jawab Komunitas Perkasa Funbike.

Menurut Dedi, komunitas penggila sepeda ini tak hanya diperuntukkan bagi warga perumahan Bekasi Timur RW 19 saja, namun terbuka untuk umum. “Bagi siapapun yang ingin bergabung dengan kami, silahkan datang ke Perumahan Bekasi Timur RW 19 setiap akhir pekan. Karena, komunitas ini terbuka untuk umum dan tidak ada syarat khusus. Cukup menyukai sepeda dan memiliki sepeda agar bisa bersepeda bareng,” tutupnya. 


Bekasi > Komunitas

Toyota Avanza Club Indonesia (TACI), Deklarasi TACI Chapter Bekasi Patriot

Jumat, 08 April 2016 15:42 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Wahyu

Toyota Avanza Club Indonesia (TACI)
Toyota Avanza Club Indonesia (TACI)

Share this





Info Komunitas - Komunitas Toyota Avanza Club Indonesia (TACI) Chapter Bekasi Patriot resmi dideklarasikan pada Minggu (20/12). Bertempat di Blu Plaza, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, acara deklarasi ini dihadiri oleh beberapa perwakilan dari chapter Jawa Tengah, Jawa Barat, Jogjakarta, Cirebon, Karawang, dan Jakarta.

Deklarasi ini dihadiri oleh Ketua Umun Toyota Avanza Club Indonesia dan 60 member TACI Chapter Bekasi Patriot. Ketua Paguyuban Mobil Bekasi terlihat hadir.

Kabid Humas TACI Chapter Bekasi Patriot Arief Estanto mengatakan, klub yang merupakan komunitas pengguna mobil merek Toyota Avanza ini sebelumnya bergabung dengan cabang Jabodetabek. Karena jumlah member asal Bekasi yang terus bertambah, akhirnya dideklarasikan.

“Jumlah member TACI Bekasi Patriot saat ini sudah mencapai 60 orang. Oleh karena itu, dengan adanya deklarasi ini, TACI Bekasi Patriot sudah mendapat pengakuan dari pengurus TACI Pusat,” ungkapnya.

Arief mengatakan, komunitas ini tidak hanya sharing pengalaman dalam menggunakan mobil Avanza saja. Juga, sharing tentang performa mobil hingga modifikasi. Berbagai kegiatan seperti rally wisata, bakti sosial, mengunjungi panti asuhan, serta family gathering kerap dilakukan.

Bagi yang ingin bergabung di komunitas TACI Chapter Bekasi Patriot sangatlah mudah. Tentu yang pertama memiliki mobil Avanza. Kedua, memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) A. “Untuk mobil Avanza tahun berapa saja bisa bergabung dengan TACI Bekasi Patriot,” tutupnya.


Bekasi > Komunitas

Gigikita Fans Club Cikarang (GKFC), Gelar Festival Musik Sambil Beramal

Senin, 04 April 2016 15:30 WIB
Editor : | Reporter :

Gigikita Fans Club Cikarang (GKFC)
Gigikita Fans Club Cikarang (GKFC)

Share this





Komunitas - Berawal dari kecintaannya kepada grup musik Gigi, sekumpulan penggemar sepakat membentuk wadahnya. Mereka pun menamai komunitasnya dengan sebutan GKFC (Gigikita Fans Club Cikarang). Sejurus kemudian, GFKC mendeklarasikan diri tepat pada 26 September 2010.

Awal mula terbesit keinginan untuk membentuk GKFC ini, kata Ketua GKFC Iwan Rahadian, bermula dari konser GIGI di salah satu pusat perbelanjaan di Cikarang. Iwan mengira sekitar enam tahun lalu. Konser kelar, Iwan dan beberapa kawan asal Cikarang berbincang-bincang.

Gak jauh-jauh, kita bincang-bincang soal Gigi. Waktu itu ada yang bilang penggemar Gigi di Cikarang cukup banyak. Keinginan mereka saya sampaikan ke GFC (Gigi Fans Club) pusat dan langsung disetujui,” ujar Iwan. Hingga kini, tercatat lebih dari 50 orang terdaftar sebagai anggota GKFC.

Tujuan utama dibentuknya GKFC, kata Iwan, adalah untuk  menjalin silaturahim antar anggota komunitas yang ada di Cikarang sampai Bekasi. Namun seiring berjalanya waktu, agenda GKFC pun melebar tidak hanya berbicara soal musik saja.

“Tahun 2011 kami sempat menggelar event festival musik sekaligus santunan anak yatim dan jompo yang kami beri judul Ramadhan Share and Charity 2011,” imbuhnya.

GKFC terbuka untuk semua kalangan. Mulai dari kawula muda hingga orang dewasa. Terpenting, mereka menggemari GIGI band dan ingin menjadi bagian dari GKFC.

Bagi yang ingin mendaftar, calon anggota diminta untuk membayar uang pendaftaran sebesar Rp 45 ribu. Uang tersebut untuk pembuatan kartu member dan administrasi. Calon anggota bisa mendatangi basecamp GKFC yang berada di Perum Telaga Pesona Blok L43 No 8, Cikarang. “Khusus member, jika membeli merchandise Gigi band akan mendapatkan diskon 10 persen,” ujarnya.

Minimal satu bulan sekali, GKFC akan mengajak seluruh anggotanya untuk berkumpul bersama. Bisa sekedar silaturahim maupun membahas tentang perkembangan musik di Indonesia. Utamanya band idola mereka, Gigi. “Ya, paling sekarang ini masih sering diskusi saja. Semoga ke depan dapat lebih banyak yang menjadi anggota dan bergabung ke GKFC,” pungkasnya.


Bekasi > Komunitas

Mercedes Benz Car Community (MBCC), Akan Memperbanyak Aksi Sosial

Rabu, 24 Februari 2016 15:20 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Utami Sulistiowaty

Mercedes Benz Car Community (MBCC)
Mercedes Benz Car Community (MBCC)

Share this





Komunitas - Komunitas Mercedes Benz Car Community (MBCC) merayakan hari jadinya yang ke-3. Dalam perayaan ulang tahunnya ini dibarengi dengan pembentukan pengurusan baru periode 2015-2016.

Ketua MBCC Kusno mengatakan, ke depannya akan memperbanyak kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial dan berbagai kegiatan untuk lebih mengenal MBCC.

“Jadi, bukan hanya touring, kontes, event otomotif yang sudah menjadi kegiatan rutin kita, namun aksi sosial juga akan kita perbanyak yang memiliki kepentingan masyarakat luas, terutama bagi mereka yang masih kurang beruntung,” katanya.

Saat ini, anggota MBCC berjumlah lebih dari 30. Tersebar di seluruh Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Selain itu, ada yang dari luar daerah.

Di era kepengurusannya ini, lanjut Kusno, dalam setahun dia ingin menjadikan MBCC sebagai komunitas Mercedes Benz yang diakui oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI). Pihaknya juga akan membuka kesempatan lebih luas lagi bagi para penggemar Mercy bergabung dengan keluarga besar MBCC.

"Apabila ada penggemar Mercy di Kota Bekasi yang ingin bergabung bisa langsung datang ke sekretariat kami di Gandaria Tengah II No. 3, Jakarta Selatan atau bisa menghubungi Okky di nomor 0812-8181-2340,” imbuhnya.

Di tahun ketiga usia, MBCC senantiasa merangkul dan tercipta kekeluargaan dan kebersamaan para anggota. Hal itu sesuai dengan motto MBCC yaitu, we create the happiness starting from our little family and we called MBCC ( Mercedes Benz Car Community ).

“Sebenarnya, anniversary MBCC berdiri sejak 10 November 2012, namun dikarenakan berbagai kesibukan anggota, akhirnya dirayakan pada 15 November lalu,” pungkasnya.


Bekasi > Komunitas

​White Car Indonesia Regional Bekasi, Jalin Silaturahim dengan Touring

Selasa, 23 Februari 2016 15:50 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Utami Sulistiowaty

White Car Indonesia Regional Bekasi
White Car Indonesia Regional Bekasi

Share this





Komunitas - Untuk menjaga tali silaturahmi dan jalin persaudaraan, komunitas White Car Indonesia (WCI) Regional Bekasi menggelar touring selama dua hari, Sabtu-Minggu (21- 22/11). Temanya, Touring Family Hawai ke Pantai Anyer.

Ketua  WCI Regional Bekasi  B087 Andi Salehuddin mengatakan, kegiatan family gathering tersebut sangatlah penting. Pasalnya, anggota WCI di Bekasi  rata-rata para pelaku usaha dan bisnis.

“Kita adakan touring regional ini bermaksud untuk jalin silaturahmi, karena sesama member biasanya jarang bertemu. Untuk itu, saat ini waktu yang tepat untuk member dapat langsung tatap muka dengan para member lainnya,“ katanya.

Selain kegiatan touring, WCI Regional Bekasi juga rutin mengadakan kopi darat (kopdar). Dua kali dalam satu bulan. Kopdar ini bukan sekedar kumpul–kumpul biasa. “Pada intinya, kita saling berkoimunikasi bersama para member yang pengusaha dan bisa saling bertukar pikiran,” ungkap Andi.

WCI Regional Bekasi  sudah terbentuk sejak satu tahun lalu. Tepatnya sejak 25 November 2014. Banyak respon dari para pecinta  kendaraan mobil warna putih. Hingga akhir November 2015, tercatat ada 300 member. Mereka berasal dari Kota dan Kabupaten Bekasi.

“Dari 300 member WCI di Bekasi yang aktif tidak secara fisik. Namun saya berharap, semangat temen-teman di WCI selalu aktif dalam kegiatan ini bisa saling mngenal dan mengetahui satu sama lainnya,” jelas Andi.

Untuk program di awal tahun 2016, Andi dan dan para pengurus WCI lainnya sudah menyusun program jangka panjang. Semua program untuk kegiatan-kegitan yang positif. Salah satunya adalah persiapan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. 

Aksi social yang pernah dilakukan adalah baksos di Babelan, Kabupaten Bekasi. . Kemudian membagikan daging kurban saat Idul Adha kepada warga Setu Cikarang. “Kita akan mengadakan kegitan-kegiataan yang sama dan bisa saling sharing jadi pengusaha agar kita semakin erat dan saling membantu satu sama lain, Juga, dengan member yang belum bekerja, kita akan support untuk sukses,” paparnya. 

Bagi warga Bekasi yang  ingin menjadi member WCI, syaratnya mudah. Harus memiliki SIM dan STNK. Atau bisa langsung mendaftar di www.member.whitecarindonesia.org. Kemudian membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu. Biaya tersebut untuk mendapatkan seragam WCI, ID card, dan stiker.


Bekasi > Komunitas

Komunitas Armada, Berbisnis untuk Mendanai Beragam Kegiatan

Kamis, 28 Januari 2016 16:03 WIB
Editor : Ari Astriawan | Reporter : Fitrah Amalia

Komunitas Armada
Komunitas Armada

Share this





Armada memiliki beberapa unit bisnis. Dengan begitu, setiap kegiatan dibiayai sendiri. Tidak lagi meminta dana kepada warga.

Info Komunitas - Perkenalkan, komunitas remaja masjid yang sudah eksis sejak 15 tahun lalu. Armada namanya. Kepanjangannya Remaja Masjid Daarul Uluum. Azhart Anandy, Ketua Armada, berkisah mengenai awal terbentuknya komunitas yang berbasis di Masjid Daarul Uluum, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih. “Penyalahgunaan narkoba marak di wilayah Jatikramat. Sangat merusak generasi muda di wilayah kami, maka dibentuk wadah untuk melawannya,” kisahnya.

Dulu bernama Hamas atau Harian Remaja Masjid. Berdiri pada 1998. Rupanya, nama remaja masjid banyak yang menggunakan nama Hamas ataupun Risma. Maka, para inisiator pendahulu membuat nama baru pada tahun 2000. Yaitu Armada (Anak Remaja Masjid Daarul Uluum). “Nama ini agar mudah diingat dan dilihat berpandangan umum mudah masuk ke Masyarakat,” ungkapnya.

Sejak saat itu, anak muda diarahkan untuk nongkrong di masjid. Di sisi lain, polisi sering menggerebek tempat yang ditenggarai untuk pesta narkoba. Anak muda yang ingin aman pun terus bertambah. Secara tidak langsung, hatinya terpikat di Masjid Daarul Uluum.

Armada memiliki banyak kegiatan. Setiap Senin malam diadakan tahsin untuk memperbaiki bacaan Alquran. Pada Jumat malam ada kenki atau Kajian Pemuda Pemudi Jumat Terkini. Setiap Sabtu subuh ada liqo halaqah untuk mengasah pemahaman ilmu agama dan dunia.

“Minggu pagi ada Armada School yang diisi oleh anak usia SD hingga SMP. Di situ ada  pelajaran gratis ilmu IT, bahasa Inggris, motivasi, matematika, IPA dan outbond , juga latihan Tari Saman. Pengajarnya anggota aktif Armada yang ahli dibidangnya,” tuturnya.

“Untuk anggota sejak awal hingga sekarang sudah mencapai ratusan, namun anggota aktif yang tercatat sekarang 25 anggota,” pungkasnya. Bagi remaja yang ingin bergabung, Armada selalu membuka penerimaan anggota lewat RAMBO (Regeneration of ARMADA to Management Behavior Organization). RAMBO ini digelar pada pergantian periode kepengurusan setiap dua tahun sekali.

Syarat untuk menjadi anggota tentu saja harus beragama Islam yang berdasarkan Alquran dan hadits. Kemudian, berakal sehat. Syarat secara umum dan detailnya ada di AD/ART Armada.

Armada juga mempunyai unit bisnis yang sudah berjalan. Komunitas ini pun bias membiayai kegiatannya sendiri. “Tidak perlu meminta dana ke warga untuk acara kami. Ada bisnis mengelola parkir, bisnis Beras Subang, bisnis Madu Bima 99, dan bisnis travel dan event organizer,” tutupnya.


Bekasi > Komunitas

Karimun Club Bekasi, Kerap Melakukan Kegiatan Sosial

Jumat, 11 Desember 2015 15:57 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Utami Sulistiowaty

Karimun Club Bekasi
Karimun Club Bekasi

Share this





Info Komunitas - Karimun Club Bekasi (KCB) merupakan wadah bagi para pemilik, pengguna dan penyuka mobil Suzuki Karimun untuk yang berdomisili di Bekasi. KCB terbentuk sejak 26 April 2015. Awal kisahnya, Hary bersama Iman, Reza, Budi, Gigir, Aris dan Ryan bergabung dengan Karimun Club Pusat.

Kemudian, mereka berinisiatif untuk membentuk Pengurus Daerah (Pengda) Bekasi. “Awalnya hanya 7 member. Dengan berjalannya waktu, sampai saat ini, member kami sudah tercatat 98 Member,” ungkap Ketua Karimun Club Bekasi, Hari Januar Fadhilah.

Pertemuan rutin komunitas ini disebut ngemper. Biasanya mereka ngemper di Harapan Indah. Uniknya, setiap ngemper, mereka selalu membawa keluarga. Mereka juga selalu membawa makanan masing-masing yang bisa dinikmati bersama-sama. “Kita semua akrab dengan keluarga member KCB. Selain itu, kita saling berbagi pengetahuan tentang Karimun dan banyak hal,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, kegiataan sosial pun dilakukan. Seperti, memberikan santunan. “Kemarin KCB memberikan santunan di daerah Kampong Cerewet, Bekasi. Hal ini sebagai bentuk kepedulian dan berbagi. Pada Ramadan, kami juga mengadakan bukber dengan member kami,” terangnya.

Hari berharap semoga KCB tetap eksis dan solid. Selalu menjaga silaturahim sesama member dan keluarga member. Bagi yang ingin bergabung di KCB, tidaklah sulit. “Tentunya harus memiliki mobil Karimun. Setelah itu mengisi formulir, serta menyerahkan fotokopi KTP, STNK dan membayar Rp 200 ribu untuk kartu identitas dan seragam,” tutupnya.


Bekasi > Komunitas

Thunder Community 125 Chapter Bekasi, Para Anggotanya Berprestasi di Pentas Nasional

Jumat, 11 Desember 2015 14:42 WIB
Editor : Denny | Reporter : Utami Sulistiowaty

Thunder Community 125 Chapter Bekasi
Thunder Community 125 Chapter Bekasi

Share this





Info Komunitas - Bukan sekedar sarana transportasi, tapi bagi komunitas biker, motor adalah sarana untuk mempererat sulaturahmi dan persaudaraan. Itulah misi yang diemban komunitas Thunder Community 125 (TC 125) Chapter Bekasi ini.

TC 125 Chapter Bekasi ini lebih dikenal dengan TC Chabul atau Chapter Bekasi Alun-Alun. Dibentuk pada 18 Juli 2015 di Alun-Alun Kota Bekasi. Kemudian, dideklarasikan saat touring pertama di Waduk Jatiluhur.

Ketua TC 125 Chapter Bekasi Langgeng Wijayanto mengatakan, visi misi TC 125 Chapter Bekasi menjadi wadah bagi pengguna motor Suzuki Thunder 125 yang ada di Bekasi dengan harapan dan tujuan yang positif. “Disertai kegiatan-kegiatan positif tentunya, Agar para pengguna Thunder 125 yang ada di Bekasi bisa mengetahui hal-hal teknis mengenai motornya,” ungkapnya.

Awal terbentuk TC 125 Chapter Bekasi berasal dari ambisi dua pendiri TC 125 Indonesia yaitu Bro Teddy dan Bro KM Angga untuk mengembangkan TC 125 supaya lebih dikenal di Bekasi. Kebetulan mereka berdua berdomisili di Kota Bekasi.

“Jumlah anggota pertama TC 125 Chapter Bekasi sebanyak 60 orang. Dilantik di Ancol. Sekarang yang terdaftar pada database ada 287 orang dari total 18 angkatan,” ungkapnya.

Kegiatan rutin TC 125 Chapter Bekasi diantaranya, kopi darat setiap minggu dan touring minimal sebulan sekali. Kemudian, mengadakan baksos dan membuka posko mudik saat musim mudik lebaran. Kopdar antar chapter pun sering dilakukan. Misal dengan dengan chapter lain seperti, Tanggerang, Jakarta, Ciamis atau Sukabumi.

“Setiap kopi darat kita biasa membahas agenda club. Membahas troubleshoot motor anggota, membahas modifikasi yang sudah atau akan dilakukan anggota dan senda gurau,” katanya.

Untuk bergabung dengan TC 125 Bekasi Chapter, calon anggota tentunya wajib memiliki SIM dan surat kelengkapan kendaraan. Selain itu, kendaraan juga harus layak jalan. “Harus melewati metode 125, yaitu satu kali touring jauh, dua kali touring dekat dan lima kali sowan atau silaturahmi ke chapter lain,” imbuhnya.

TC 125 Chapter Bekasi memiliki banyak prestasi, diantaranya menjadi penggagas acara One Make Race (OMR) Thunder pada 2010 berskala nasional. Salah satu anggota  TC 125 Chapter Bekasi menjadi juara 1 Road Race OMR 2010, juara 2 kontes motor Thunder pada acara salah satu TV swasta, dan juara 1 pada kelas extreme modification pada Jamnas Thunder 124 di Jogja.

TC 125 Chapter Bekasi membuktikan jika komunitas motor identik dengan kekerasan. Dengan motto community for friendship and togetherness, mereka terus menjalin silaturahmi antar pengguna Thunder dan motor lain.