Bekasi > Komunitas

Komunitas Sketsa, Gencar Lakukan Aksi Sosial

Rabu, 21 Desember 2016 15:36 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Akb

Komunitas Sketsa
Komunitas Sketsa

Share this





Komunitas - Berdasarkan data dari Dinas Pembangunan dan Pemukiman Kota Bekasi, rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kota Bekasi mencapai 2.750 unit. Berbagai cara ditempuh Pemkot Bekasi untuk mengatasi persoalan ini. Pada 2016, program rutilahu mencapai 182 unit yang tersebar di tingkat kelurahan se-Kota Bekasi. “Pembangunan sebuah daerah tidak hanya tugas pemerintah saja. Butuh peran aktif semua pihak, masyarakat salah satunya,” kata Gogom, Humas Komunitas Solidaritas Kesejahteraan Sosial (Sketsa).

Komunitas Sketsa merupakan perkumpulan pemuda yang memiliki kepedulian pada masyarakat kurang mampu untuk merenovasi rutilahu di wilayah Bekasi. “Awalnya, salah satu dari kami melihat ada rumah tidak layak huni di wilayah Babelan, namun masih ditempati nenek beserta anak perempuan dan cucunya. Terlintas ide untuk membantu merenovasi rumah tersebut,” jelasnya. Hal inilah yang melatarbekangi komunitas ini berdiri. Komunitas Sketsa dideklarasikan pada 2013.

Gogom mengatakan aksi sosial yang dilakukan Komunitas Sketsa didanai oleh 25 anggota komunitas ini dan para donatur. “Biaya renovasi rumah kami kumpulkan dari ngamen, keuntungan warung, dan bantuan warga sekitarnya maupun donatur. Terkumpul sekitar Rp 15 juta. Kami pun mendapat bantuan dari kelurahan,” tuturnya.

Aksi sosial Komunitas Sketsa terus berlanjut. Rencananya, lanjut Gogom, pihaknya akan menggandeng Yayasan Baitul Rahman untuk mendirikan rumah singgah. “Rumah singgah ini diperuntukkan bagi anak-anak yang ingin belajar maupun mengasah bakat dan kemampuannya. Semoga menjadi wadah untuk mencetak generasai muda yang unggul dan kreatif.”

Selain itu, tambah Gogom, komunitas yang rutin menggelar pertemuan satu kali dalam dua pekan ini juga kerap menggelar diskusi sosial. “Kami tidak ingin hanya sekadar nongkrong saja, namun kami mengajak anak muda untuk tetap peduli terhadap masyarakat sekitarnya. Diskusi yang kami gelar membahas program-program kami selanjutnya. Kami pun kerap menyantuni anak yatim,” tutupnya.







Bekasi > Komunitas

Parkour, Seni Berpindah Tempat

Kamis, 16 Februari 2017 16:24 WIB
Editor : Admin | Sumber : Dok. Majalah Info Bekasi

Komunitas Parkour
Komunitas Parkour

Share this





Parkour merupakan aktivitas yang menggabungkan gerakan lari, lompat, climbing dan senam.

Info Komunitas - Parkour merupakan aktivitas yang menggabungkan gerakan lari, lompat, climbing dan senam. Kegiatan ini kerap disebut sebagai seni berpindah tempat. Seni  bergerak yang berasal dari Prancis ini kian dikenal setelah film Yamakazi dirilis pada 2004. Film itu berkisah tentang sekelompok anak muda yang menggemari Parkour. Parkour kian populer ketika gerakan-gerakan parkour menjadi tontonan atraktif di film District 13. 

Kini parkour mulai dikenal di Indonesia setelah Komunitas Parkour Indonesia resmi berdiri pada 15 Juli 2007. Kemudian disusul komunitas parkour lainnya di kota-kota besar. Kota Bekasi salah satunya. “Dulu teman-teman sering latihan di Jakarta, karena banyak dari Bekasi akhirnya kami membentuk Parkour Regional Bekasi,” jelas Lia, pengurus Parkour Bekasi. Bekasi Parkour atau Bekpek dideklarasikan pada 2007. Seiring berjalannya waktu komunitas ini mengubah namanya menjadi Parkour Bekasi. 

Parkour Bekasi saat ini telah memiliki 200 anggota, namun yang aktif hanya 30 anggota. Menurut Lia, komunitas yang kerap latihan di GOR Bekasi ini memiliki beberapa tim, mulai dari Harapan Indah, Grand Wisata, dan Jatisari. “Walaupun di Bekasi memiliki beberapa tim, pusatnya tetap di GOR Bekasi,” katanya. 

Lia mengatakan untuk bergabung ke komunitas ini tak harus memiliki skill untuk melakukan gerakan parkour. “Awalnya kami semua dari tak bisa, karena sering latihan kami bisa melakukan teknik gerakan parkour. Bagi yang pemula kami ajarkan gerakan dasar dulu, seperti precision jump dan rolling. Tak perlu khawatir, keamanan kami utamakan,” jelasnya. 

Bagi yang ingin bergabung pada Parkour Bekasi, lanjut Lia, silakan datang ke GOR Bekasi. Karena, komunitas ini terbuka untuk umum. “Kami latihan dua kali dalam sepekan. Minggu untuk latihan fisik dan gerakan dasar. Sabtu, latihan gerakan baru,” pungkasnya.







Bekasi > Komunitas

Toyota Indonesia Community, Gemar Touring dan Bakti Sosial

Rabu, 01 Februari 2017 15:36 WIB
Editor : Admin | Reporter : Leny Kurniawati

Toyota Indonesia Community
Toyota Indonesia Community

Share this





Info Komunitas - Memiliki kesamaan hobi menjadi alasan seseorang berkumpul dan menggelar pertemuan rutin hingga membentuk suatu wadah. Hal ini pun terjadi juga pada Toyota Indonesia Community (TIC). Menurut Arwin Hendrawan, Penasehat TIC, komunitas ini merupakan perkumpulan para pecinta otomotif. Namun, lanjutnya, komunitas yang dideklarasikan 28 Oktober 2016, ini bukanlah auto club. Sebab, mayoritas anggotanya telah memiliki auto club masing-masing. 

“Awal mula terbentuknya komunitas ini ketika 12 anggota dari berbagai komunitas mobil berkumpul, kenapa tidak buat wadah untuk pecinta mobil bermerek Toyota di Kota Bekasi. Kami ingin menjadi komunitas yang guyub, meskipun belum banyak anggotanya. Saat ini kami baru memiliki 35 member,” jelas Arwin mengenang awal mula berdirinya komunitas ini. 

Untuk mempererat tali silaturahmi, Arwin mengatakan TIC kerap menggelar pertemuan atau kopi darat (kopdar) satu kali dalam sepekan di Grand Galaxy City dan Kota Harapan Indah. Pertemuan tersebut tak sekadar kongko saja, namun dimanfaatkan para anggota TIC untuk bertukar pikiran, khususnya terkait kendaraan yang digunakan. 

Tak hanya kopdar, Arwin mengatakan walaupun baru seumur jagung komunitas ini telah melakukan seabrek kegiatan. Seperti, touring dan bakti sosial. “Kegiatan kami tak hanya terkait dengan mobil saja, namun kami juga membantu saudara-saudara kami yang terkena musibah. Seperti, banjir di Garut dan Karawang serta gempa di Aceh. Kami siapkan uang dan logistik,” jelasnya. 

Bagi yang ingin bergabung di komunitas ini, lanjut Arwin, akan dikenakan biaya Rp 250 ribu. Setiap anggota akan mendapatkan stiker, kemeja, dan KTA. “Keunggulan komunitas ini adalah setiap anggota komunitas ini tidak memiliki kepentingan apapun. Meskipun kami gabungan dari beberapa komunitas,” tutupnya.







Bekasi > Komunitas

Komunitas Pamor Chapter Bekasi, Wadah Pencinta Batu Akik Jenis Pandan

Rabu, 23 November 2016 13:42 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter :

Komunitas Pamor Chapter Bekasi
Komunitas Pamor Chapter Bekasi

Share this





Komunitas - Pamor (Pandan Modern) chapter Bekasi merupakan komunitas pecinta batu akik jenis pandan yang berdomisili di Kota Bekasi. Komunitas ini dideklarasikan Desember 2016. Menurut Abah Ikhwan, Ketua Pamor chapter Bekasi, batu akik jenis pandan merupakan salah satu batu akik yang berasal dari Bekasi. “Pamor terbentuk untuk merangkul dan menyatukan pecinta batu akik Nusantara, khususnya batu akik pandan,” katanya.

Abah mengakui saat ini tren batu akik sedang menurun. Keberadaan Komunitas Pamor Chapter Bekasi, lanjutnya, diharapkan dapat mengangkat kembali tren batu akik. “Kami ingin melestarikan dan mengembangkan batu akik Nusantara, khususnya batu akik jenis pandan ke dunia bisnis,” jelasnya. Pamor chapter Bekasi bermarkas di Pasar Modern Kota Harapan Indah.

Komunitas yang beranggotakan 800 member ini terbuka untuk umum dan tidak ada batasan umur. “Pecinta batu akik tidak hanya orang dewasa saja, anak-anak pun banyak yang menyukai batu akik. Ini terlihat dari member kami yang bergabung tidak hanya orangtua tapi anak SMP pun ada yang bergabung ke komunitas ini. Selain itu, member kami tidak hanya dari wilayah Bekasi saja, namun wilayah Jakarta pun ikut bergabung di Pamor chapter Bekasi,” tutur Abah.

Menurut Abah, komunitas ini kerap melakukan kopi darat (kopdar) dua kali dalam satu pekan. Kesempatan ini dimanfaatkan member untuk sharing mengenai batu akik. “Momen itu kami manfaatkan untuk memperlihatkan koleksi-koleksi batu akik yang dimiliki member, karena kemungkinan ada kolektor yang hadir untuk melihat batu akik yang unik,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Abah, Komunitas Pamor chapter Bekasi juga kerap menggelar bakti sosial, pameran hingga mengikuti kontes batu akik. Menurut Abah, Komunitas Pamor chapter Bekasi memiliki sebarek prestasi, seperti juara pertama kategori kelas unik pada Piala Wali Kota Bekasi dan juara tiga kategori kelas panda mini di daerah Tambun. “Untuk program ke depannya, kami akan mengadakan kegiatan donor darah. Semoga kegiatan tersebut bermanfaat untuk masyarakat Bekasi,” tutup Abah.







Bekasi > Komunitas

Honda Brio Club Indonesia, Keanggotaan Berlaku Seumur Hidup

Kamis, 20 Oktober 2016 13:47 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Leny Kurniawati

Honda Brio Club Indonesia
Honda Brio Club Indonesia

Share this





Komunitas - Honda Brio Club Indonesia (HBCI) merupakan komunitas bagi pecinta mobil Honda Brio. Menurut Sony Patandung, Ketua HBCI Chapter Bekasi, cikal bakal komunitas ini berawal dari salah satu Thread Kaskus yang dimanfaatkan pengguna Brio Gen-1 (CBU) pada tahun 2012. “Awalnya nama kami itu bukan HBCI tapi Brownies (Brio Owner Indonesia), namun sesuai dengan ketentuan IMI (Ikatan Motor Indonesia) kami harus menggunakan nama club, sehingga nama Brownies berganti ke HBCI,” tuturnya.

Member HBCI terus meningkat dari tahun ke tahun dari seluruh Indonesia. Pada 2014, untuk kali kedua HBCI kembali menggelar munas (musyawarah nasional). Momen tersebut dimanfaatkan seluruh member untuk mengganti kepengurusan sekaligus membentuk chapter-chapter HBCI seluruh Indonesia. HBCI Chapter Bekasi lahir pada 30 April 2014 dan saat ini member telah mencapai 150 orang.

Menurut Sony, keuntungan menjadi member HBCI diantaranya mendapatkan beragam potongan harga dari berbagai pihak, seperti diskon hingga 40 persen dari bengkel Honda di bilangan Jakarta, diskon sparte part dan aksesori di HBCI hingga diskon travelling dari sponsor HBCI.  “Sesama member pun bisa sharing mengenai masalah pada kendaraannya,” katanya.

Komunitas yang menekankan sistem kekeluargaan ini kerap menggelar kopdar (kopi darat) setiap bulannya di basecamp HBCI Chapter Bekasi di Upton Caffe, Ruko Niaga Grand Galaxy City, Bekasi Selatan. “Semoga komunitas ini dapat memperbanyak kegiatan-kegiatannya dan update di sosial media agar dikenal masyarakat dan dapat menggerakan mereka untuk mengikuti kegiatan positif kami,” tutur Sony.

Sony mengatakan syarat utama untuk bergabung di HBCI adalah memiliki mobil Honda Brio. Kemudian, mengisi formulir pendaftaran secara online melalui website Honda Brio Club Indonesia dan melengkapi data dengan menyertakan SIM dan STNK serta membayar uang registrasi sebesar Rp 100 ribu. “Keanggotaan kami berlaku seumur hidup. Meski sudah tidak bergabung lagi tidak diberhentikan, namun tetap menjadi bagian keluarga Honda Brio,” pungkasnya.







Bekasi > Komunitas

Komunitas Perkasa Funbike, Utamakan Safety Riding

Selasa, 20 September 2016 13:52 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Purwanto

Komunitas Perkasa Funbike
Komunitas Perkasa Funbike

Share this





Komunitas - Awal mula kemunculannya, sepeda berfungsi sebagai alat transportasi. Kini, sepeda juga berfungsi sebagai sarana olahraga ataupun hanya sekadar untuk bergaya. Pergeseran fungsi inilah yang membuat sepeda banyak digemari semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orangtua. “Warga perumahan Bekasi Timur banyak menghabiskan waktu luang dengan bersepeda,” tutur Dedi Kamran, warga Perumahan Bekasi Timur.

Inilah yang melatarbelakangi Komunitas Perkasa Funbike berdiri. Komunitas ini dideklarasikan Maret 2016. Menurut Dedi, komunitas yang saat ini memiliki anggota 20 orang ini merupakan wadah bagi penggemar sepeda di Perumahan Bekasi Timur, RW 19, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya. “Selain menyehatkan, kami berharap komunitas ini dapat menjalin persahabatan dan persaudaraan antar penggemar sepeda, khususnya masyarakat perumahan Bekasi Timur.”

Seperti komunitas lainnya, Komunitas Perkasa Funbike menggelar pertemuan setiap akhir pekan. Pertemuan ini dibalut dengan kegiatan bersepeda santai bersama. “Walaupun hanya bersepeda santai, kami mengharuskan anggota kami memperhatikan safety riding. Seperti, helm. Mereka juga harus mentaati peraturan lalu lintas, karena keselamatan berkendara itu yang utama,” selaku penanggung jawab Komunitas Perkasa Funbike.

Menurut Dedi, komunitas penggila sepeda ini tak hanya diperuntukkan bagi warga perumahan Bekasi Timur RW 19 saja, namun terbuka untuk umum. “Bagi siapapun yang ingin bergabung dengan kami, silahkan datang ke Perumahan Bekasi Timur RW 19 setiap akhir pekan. Karena, komunitas ini terbuka untuk umum dan tidak ada syarat khusus. Cukup menyukai sepeda dan memiliki sepeda agar bisa bersepeda bareng,” tutupnya. 







Bekasi > Komunitas

Toyota Avanza Club Indonesia (TACI), Deklarasi TACI Chapter Bekasi Patriot

Jumat, 08 April 2016 15:42 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Wahyu

Toyota Avanza Club Indonesia (TACI)
Toyota Avanza Club Indonesia (TACI)

Share this





Info Komunitas - Komunitas Toyota Avanza Club Indonesia (TACI) Chapter Bekasi Patriot resmi dideklarasikan pada Minggu (20/12). Bertempat di Blu Plaza, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, acara deklarasi ini dihadiri oleh beberapa perwakilan dari chapter Jawa Tengah, Jawa Barat, Jogjakarta, Cirebon, Karawang, dan Jakarta.

Deklarasi ini dihadiri oleh Ketua Umun Toyota Avanza Club Indonesia dan 60 member TACI Chapter Bekasi Patriot. Ketua Paguyuban Mobil Bekasi terlihat hadir.

Kabid Humas TACI Chapter Bekasi Patriot Arief Estanto mengatakan, klub yang merupakan komunitas pengguna mobil merek Toyota Avanza ini sebelumnya bergabung dengan cabang Jabodetabek. Karena jumlah member asal Bekasi yang terus bertambah, akhirnya dideklarasikan.

“Jumlah member TACI Bekasi Patriot saat ini sudah mencapai 60 orang. Oleh karena itu, dengan adanya deklarasi ini, TACI Bekasi Patriot sudah mendapat pengakuan dari pengurus TACI Pusat,” ungkapnya.

Arief mengatakan, komunitas ini tidak hanya sharing pengalaman dalam menggunakan mobil Avanza saja. Juga, sharing tentang performa mobil hingga modifikasi. Berbagai kegiatan seperti rally wisata, bakti sosial, mengunjungi panti asuhan, serta family gathering kerap dilakukan.

Bagi yang ingin bergabung di komunitas TACI Chapter Bekasi Patriot sangatlah mudah. Tentu yang pertama memiliki mobil Avanza. Kedua, memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) A. “Untuk mobil Avanza tahun berapa saja bisa bergabung dengan TACI Bekasi Patriot,” tutupnya.







Bekasi > Komunitas

Gigikita Fans Club Cikarang (GKFC), Gelar Festival Musik Sambil Beramal

Senin, 04 April 2016 15:30 WIB
Editor : | Reporter :

Gigikita Fans Club Cikarang (GKFC)
Gigikita Fans Club Cikarang (GKFC)

Share this





Komunitas - Berawal dari kecintaannya kepada grup musik Gigi, sekumpulan penggemar sepakat membentuk wadahnya. Mereka pun menamai komunitasnya dengan sebutan GKFC (Gigikita Fans Club Cikarang). Sejurus kemudian, GFKC mendeklarasikan diri tepat pada 26 September 2010.

Awal mula terbesit keinginan untuk membentuk GKFC ini, kata Ketua GKFC Iwan Rahadian, bermula dari konser GIGI di salah satu pusat perbelanjaan di Cikarang. Iwan mengira sekitar enam tahun lalu. Konser kelar, Iwan dan beberapa kawan asal Cikarang berbincang-bincang.

Gak jauh-jauh, kita bincang-bincang soal Gigi. Waktu itu ada yang bilang penggemar Gigi di Cikarang cukup banyak. Keinginan mereka saya sampaikan ke GFC (Gigi Fans Club) pusat dan langsung disetujui,” ujar Iwan. Hingga kini, tercatat lebih dari 50 orang terdaftar sebagai anggota GKFC.

Tujuan utama dibentuknya GKFC, kata Iwan, adalah untuk  menjalin silaturahim antar anggota komunitas yang ada di Cikarang sampai Bekasi. Namun seiring berjalanya waktu, agenda GKFC pun melebar tidak hanya berbicara soal musik saja.

“Tahun 2011 kami sempat menggelar event festival musik sekaligus santunan anak yatim dan jompo yang kami beri judul Ramadhan Share and Charity 2011,” imbuhnya.

GKFC terbuka untuk semua kalangan. Mulai dari kawula muda hingga orang dewasa. Terpenting, mereka menggemari GIGI band dan ingin menjadi bagian dari GKFC.

Bagi yang ingin mendaftar, calon anggota diminta untuk membayar uang pendaftaran sebesar Rp 45 ribu. Uang tersebut untuk pembuatan kartu member dan administrasi. Calon anggota bisa mendatangi basecamp GKFC yang berada di Perum Telaga Pesona Blok L43 No 8, Cikarang. “Khusus member, jika membeli merchandise Gigi band akan mendapatkan diskon 10 persen,” ujarnya.

Minimal satu bulan sekali, GKFC akan mengajak seluruh anggotanya untuk berkumpul bersama. Bisa sekedar silaturahim maupun membahas tentang perkembangan musik di Indonesia. Utamanya band idola mereka, Gigi. “Ya, paling sekarang ini masih sering diskusi saja. Semoga ke depan dapat lebih banyak yang menjadi anggota dan bergabung ke GKFC,” pungkasnya.







Bekasi > Komunitas

Mercedes Benz Car Community (MBCC), Akan Memperbanyak Aksi Sosial

Rabu, 24 Februari 2016 15:20 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Utami Sulistiowaty

Mercedes Benz Car Community (MBCC)
Mercedes Benz Car Community (MBCC)

Share this





Komunitas - Komunitas Mercedes Benz Car Community (MBCC) merayakan hari jadinya yang ke-3. Dalam perayaan ulang tahunnya ini dibarengi dengan pembentukan pengurusan baru periode 2015-2016.

Ketua MBCC Kusno mengatakan, ke depannya akan memperbanyak kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial dan berbagai kegiatan untuk lebih mengenal MBCC.

“Jadi, bukan hanya touring, kontes, event otomotif yang sudah menjadi kegiatan rutin kita, namun aksi sosial juga akan kita perbanyak yang memiliki kepentingan masyarakat luas, terutama bagi mereka yang masih kurang beruntung,” katanya.

Saat ini, anggota MBCC berjumlah lebih dari 30. Tersebar di seluruh Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Selain itu, ada yang dari luar daerah.

Di era kepengurusannya ini, lanjut Kusno, dalam setahun dia ingin menjadikan MBCC sebagai komunitas Mercedes Benz yang diakui oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI). Pihaknya juga akan membuka kesempatan lebih luas lagi bagi para penggemar Mercy bergabung dengan keluarga besar MBCC.

"Apabila ada penggemar Mercy di Kota Bekasi yang ingin bergabung bisa langsung datang ke sekretariat kami di Gandaria Tengah II No. 3, Jakarta Selatan atau bisa menghubungi Okky di nomor 0812-8181-2340,” imbuhnya.

Di tahun ketiga usia, MBCC senantiasa merangkul dan tercipta kekeluargaan dan kebersamaan para anggota. Hal itu sesuai dengan motto MBCC yaitu, we create the happiness starting from our little family and we called MBCC ( Mercedes Benz Car Community ).

“Sebenarnya, anniversary MBCC berdiri sejak 10 November 2012, namun dikarenakan berbagai kesibukan anggota, akhirnya dirayakan pada 15 November lalu,” pungkasnya.







Bekasi > Komunitas

​White Car Indonesia Regional Bekasi, Jalin Silaturahim dengan Touring

Selasa, 23 Februari 2016 15:50 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Utami Sulistiowaty

White Car Indonesia Regional Bekasi
White Car Indonesia Regional Bekasi

Share this





Komunitas - Untuk menjaga tali silaturahmi dan jalin persaudaraan, komunitas White Car Indonesia (WCI) Regional Bekasi menggelar touring selama dua hari, Sabtu-Minggu (21- 22/11). Temanya, Touring Family Hawai ke Pantai Anyer.

Ketua  WCI Regional Bekasi  B087 Andi Salehuddin mengatakan, kegiatan family gathering tersebut sangatlah penting. Pasalnya, anggota WCI di Bekasi  rata-rata para pelaku usaha dan bisnis.

“Kita adakan touring regional ini bermaksud untuk jalin silaturahmi, karena sesama member biasanya jarang bertemu. Untuk itu, saat ini waktu yang tepat untuk member dapat langsung tatap muka dengan para member lainnya,“ katanya.

Selain kegiatan touring, WCI Regional Bekasi juga rutin mengadakan kopi darat (kopdar). Dua kali dalam satu bulan. Kopdar ini bukan sekedar kumpul–kumpul biasa. “Pada intinya, kita saling berkoimunikasi bersama para member yang pengusaha dan bisa saling bertukar pikiran,” ungkap Andi.

WCI Regional Bekasi  sudah terbentuk sejak satu tahun lalu. Tepatnya sejak 25 November 2014. Banyak respon dari para pecinta  kendaraan mobil warna putih. Hingga akhir November 2015, tercatat ada 300 member. Mereka berasal dari Kota dan Kabupaten Bekasi.

“Dari 300 member WCI di Bekasi yang aktif tidak secara fisik. Namun saya berharap, semangat temen-teman di WCI selalu aktif dalam kegiatan ini bisa saling mngenal dan mengetahui satu sama lainnya,” jelas Andi.

Untuk program di awal tahun 2016, Andi dan dan para pengurus WCI lainnya sudah menyusun program jangka panjang. Semua program untuk kegiatan-kegitan yang positif. Salah satunya adalah persiapan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. 

Aksi social yang pernah dilakukan adalah baksos di Babelan, Kabupaten Bekasi. . Kemudian membagikan daging kurban saat Idul Adha kepada warga Setu Cikarang. “Kita akan mengadakan kegitan-kegiataan yang sama dan bisa saling sharing jadi pengusaha agar kita semakin erat dan saling membantu satu sama lain, Juga, dengan member yang belum bekerja, kita akan support untuk sukses,” paparnya. 

Bagi warga Bekasi yang  ingin menjadi member WCI, syaratnya mudah. Harus memiliki SIM dan STNK. Atau bisa langsung mendaftar di www.member.whitecarindonesia.org. Kemudian membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu. Biaya tersebut untuk mendapatkan seragam WCI, ID card, dan stiker.







Bekasi > Komunitas

Komunitas Armada, Berbisnis untuk Mendanai Beragam Kegiatan

Kamis, 28 Januari 2016 16:03 WIB
Editor : | Reporter : Fitrah Amalia

Komunitas Armada
Komunitas Armada

Share this





Armada memiliki beberapa unit bisnis. Dengan begitu, setiap kegiatan dibiayai sendiri. Tidak lagi meminta dana kepada warga.

Info Komunitas - Perkenalkan, komunitas remaja masjid yang sudah eksis sejak 15 tahun lalu. Armada namanya. Kepanjangannya Remaja Masjid Daarul Uluum. Azhart Anandy, Ketua Armada, berkisah mengenai awal terbentuknya komunitas yang berbasis di Masjid Daarul Uluum, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih. “Penyalahgunaan narkoba marak di wilayah Jatikramat. Sangat merusak generasi muda di wilayah kami, maka dibentuk wadah untuk melawannya,” kisahnya.

Dulu bernama Hamas atau Harian Remaja Masjid. Berdiri pada 1998. Rupanya, nama remaja masjid banyak yang menggunakan nama Hamas ataupun Risma. Maka, para inisiator pendahulu membuat nama baru pada tahun 2000. Yaitu Armada (Anak Remaja Masjid Daarul Uluum). “Nama ini agar mudah diingat dan dilihat berpandangan umum mudah masuk ke Masyarakat,” ungkapnya.

Sejak saat itu, anak muda diarahkan untuk nongkrong di masjid. Di sisi lain, polisi sering menggerebek tempat yang ditenggarai untuk pesta narkoba. Anak muda yang ingin aman pun terus bertambah. Secara tidak langsung, hatinya terpikat di Masjid Daarul Uluum.

Armada memiliki banyak kegiatan. Setiap Senin malam diadakan tahsin untuk memperbaiki bacaan Alquran. Pada Jumat malam ada kenki atau Kajian Pemuda Pemudi Jumat Terkini. Setiap Sabtu subuh ada liqo halaqah untuk mengasah pemahaman ilmu agama dan dunia.

“Minggu pagi ada Armada School yang diisi oleh anak usia SD hingga SMP. Di situ ada  pelajaran gratis ilmu IT, bahasa Inggris, motivasi, matematika, IPA dan outbond , juga latihan Tari Saman. Pengajarnya anggota aktif Armada yang ahli dibidangnya,” tuturnya.

“Untuk anggota sejak awal hingga sekarang sudah mencapai ratusan, namun anggota aktif yang tercatat sekarang 25 anggota,” pungkasnya. Bagi remaja yang ingin bergabung, Armada selalu membuka penerimaan anggota lewat RAMBO (Regeneration of ARMADA to Management Behavior Organization). RAMBO ini digelar pada pergantian periode kepengurusan setiap dua tahun sekali.

Syarat untuk menjadi anggota tentu saja harus beragama Islam yang berdasarkan Alquran dan hadits. Kemudian, berakal sehat. Syarat secara umum dan detailnya ada di AD/ART Armada.

Armada juga mempunyai unit bisnis yang sudah berjalan. Komunitas ini pun bias membiayai kegiatannya sendiri. “Tidak perlu meminta dana ke warga untuk acara kami. Ada bisnis mengelola parkir, bisnis Beras Subang, bisnis Madu Bima 99, dan bisnis travel dan event organizer,” tutupnya.