Bekasi > Kesehatan

Berapa Lama Waktu Penyembuhan Kecanduan Narkoba Melalui PTRM

Jumat, 08 September 2017 16:30 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Sumber : dbs

Ilustrasi kecanduan.
Ilustrasi kecanduan.
Foto : istimewa

Share this








Proses penyembuhan pasien yang mengikuti Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM) berbeda-beda.

BEKASI - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kota Bekasi Dezi Sukrawati mengatakan, proses penyembuhan pasien yang mengikuti Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM) berbeda-beda. Ada yang membutuhkan waktu satu tahun, bahkan sampai dua tahun lebih.

"Untuk di awal program, pasien biasanya meminum obat dengan dosis yang cukup tinggi. Nanti lama-lama dikurangi sampai mereka lepas mengonsumsi metadon," papar Dezi, Jumat (8/9/2017).

Menurutnya, metadon adalah terapi yang aman dan legal. Dengan metadon, klien dapat hidup selayaknya orang normal, aktif di siang hari dan dapat beristirahat di malam hari. Klien dalam terapi metadon juga dapat bekerja, mengendarai kendaraan, bahkan mengoperasikan mesin sekalipun.

"Dengan metadon, klien diharapkan dapat mengatasi sugesti (keinginan untuk menggunakan zat) dan sakau," jelasnya.

Dia menambahkan, ada dua jenis terapi yang dilalui para pecandu obat terlarang, yakni menggunakan obat dan non obat.

Untuk terapi menggunakan obat, biasanya klien (pecandu) diberikan zat pengganti yang aman seperti metadon, buprenorfin, atau penggunaan obat lain untuk mengurangi penderitaan selama proses pengurangan penggunaan narkoba.

Sedangkan penyembuhan non obat berupa terapi perilaku (berkelompok). Klien dibimbing untuk hidup normal tanpa menggunakan zat dengan berbagai kegiatan yang membangun.

"Dukungan dari keluarga dan petugas bisa mempercepat proses penyembuhan mereka," cetus Dezi.